H+2

Pamparampaaa....

Yap. Aku baru aja pulang kemping bareng anak-anak kelas nih. Sebuah keinginan yang lama tertunda, kira-kira 3rahunan berarti yaak..

Aku senang. Aku semangat.

Sudah lama sejak terakhir.

Ah tapi apa daya, perjalanan segitu aja aku mendadak linglung capek banget. Dada sesak, kepala berat, lambung ngilu. Aaaah elaah..

Aku ga enak banget sama kemoon dan Yuli dan teguh. Tapi mereka baik. Mereka ga ninggalin. Sabar nungguin dan terus nyemangatin.

Aihh..

Sepanjang perjalanan di hutan itu..

Aku teringat . Waktu terakhir aku kemping, ada kamu disana Abang.

Saat itu aku yang memaksamu ikut. Andai. Andai saja tidak. Mungkinkah kamu datang ?

Bukannya aku ingin kembali terjebak di ruang nostalgia...

Ini langkahku. Proses ku melepasmu juga..

Kalau selama ini aku perih hingga menghindari tempat atau siapa yang mengingatkanku akanmu. Kini aku memilih merekonstruksi kenangan Abang..

Kalau dulu kenangan indah itu pernah bersamamu..

Kini saatnya mengenyahkan dan menghapus jejakmu itu. Dan membuat kenangan indah dan seru lagi...

Yap. Aku senang teman-teman baikku ada disampingku.

Bisa berbaring diatas tanah dan rerumputan.. memandang langit cerah berterang bulan, bintang dan para awan yang hilang dan muncul. Dengan cahaya dan kehangatan api unggun di sisi..

Ini rumah yang ku rindukan. Ketenangan ku..

Tempat aku tahu, bahwa aku keluar dari zona nyaman ku. Dan mencari kenyamanan dan kesenangan di tempat lain.

Oh iya, kemarin sore lagi aku lihat kamu di kosan depan kampus ku. Kosannya Perempuanmu itu..

Aku tahu harus berasa apa sebenarnya. Aku bakal bilang aku tak apa-apa. Toh aku tahu itu bukan urusanku lagi.

Aku sudah ucap selamat tinggal. Dan kamu memang telah pergi..

Tapi kadang, aku tak bisa berdusta. Bahwa inderaku masih mencari kamu. Bahwa aku masih saja ingin menengok dan menghadap kearahmu...

Kamu adalah sosok beda yang sulit kutemukan dimana pun. Kenyamanan itu yang buatku kuat dan percaya aku mampu menjadi apapun yang ku mau, berlaku apapun karena tahu kamu masih support aku. Ah ...

Susah emang Nemu yang kaya kamu. Sosok yang aku inginkan, yang aku butuhkan.

Mungkin itu, makanya aku ngga akan nyari lagi.

Hari ini dan selanjutnya, aku ingin mencintai diriku saja.

Semoga saat suatu hari nanti aku bertemu kamu lagi. Saat itu aku sudah jauh lebih baik.

Dan saat nanti, kita bisa melanjutkan lagi pertemanan dan persahabatan kita yang hilang itu..

Cinta memang banyak bentuknya.

Kalau aku tak bisa menyebutmu hanya milikku. Paling ngga aku ingin bisa disampingmu . Itu saja...

Dan untuk berada disampingmu lagi saat ini aku belum bisa, belum sanggup. Aku harus melenggang jauh dulu. Dan kembali dengan kasih sayang persaudaraan yang lebih tulus dan alami. Udah gitu aja.

Aku jatuh hati Abang. Padamu...

Jadi sekalipun lama-lama amarah mengikis cinta ku.

Aku tahu hatiku masih tertatih di tempat yang sama karena mu...

Kamu mungkin bukan yang terbaik di dunia ini, (seperti yang kamu selalu bilang, dan mereka selalu berwenang)...

Tapi kamu. Sosok yang mampu mendorong dan menguatkanku untuk menjadi lebih baik dan lebih baik lagi...

Kamu bisa hilang, pergi dan mati..
Tapi semangat, ajaran dan kebaikan yang pernah kamu bagi akan selalu kugenggam di sepanjang jalan ku..

Dan aku akan bisa.

Comments

Popular posts from this blog

hollow

a long time needed journey

now i know