Far away

My world without you baby seems so cold
can’t live without you baby I miss you so
I would give up all my life if you come home to me

It’s not the distance baby that made me go
We never see each other and it made me know
Love that we share was so far and I cant never show

Baby I couldn’t lie that I miss you so
you keep saying goodbye and I keep saying hello
Baby I realize that I love you more
each time

And I know it’s your future and I understand
I can’t be someone baby that you think I am
I was a fool cause I know I was letting you go

I just can’t stand to be far away from you
I had my doubt will I couldn’t wait for you
baby I made some mistakes but you know that is true

Tonight I’ll be wishing that you would come home to me
but you if you’re not coming I just wanna let you see
baby I am not fine cause I want you back to me..
tonight



Yap. So far away karya nya music for salesman adalah salah satu playlist andalan gue...

Dan dengerin lagu Ini saat awal masa galau karena si Abang kayaknya pas aja.

Aku pernah jadi penyedia rumah yang nyaman buat Abang berpulang. Entah apa yang membawa kita bersama, tapi ternyata di sela perjalanannya, kita hanya dua manusia yang masih sulit percaya dan jujur satu sama lain. Kita terlalu jauh. Cinta kita terlalu jauh.

Aku yang berjuang sebisaku menyenangkan kamu. Tapi aku lupa, aku lupa untuk membahagiakan diriku sendiri tanpa perlu kamu disana Abang. Dan mungkin itu kenapa saat kamu lenyap, aku mendadak shock limbung dan gegap tentang apa yang harus ku laku. Seolah semua bahagia dan binar semangatku sudah kamu bawa pergi semua.

Hari-hari tanpa kamu itu menyesakkan. Kamu masih hidup, kamu masih ada dan baik-baik saja. Tapi kamu memilih sendiri untuk melanggeng pergi dan tak menginginkanku lagi. Itu memilukan bagiku bang. Perasaan kaya sekali lagi aku ditinggalkan tanpa harga. Haish..

Butuh waktu panjang untuk berdamai dengan kenyataan. Dengan diriku sendiri yang tak melulu jadi korban juga jadi pelaku salah dalam kisah ini. Toh aku sudah berusaha semampuku. Kalau ternyata itu masih tak cukup, kalau ternyata caraku salah, dia yang berniat serius akan tinggal dan membantuku juga berbenah, tidak memilih tanggal begitu saja.

Aku sempat bertanya-tanya, udahan atau bertahan seperti sebelumnya itu yang mana yang lebih baik?

Dan sekarang paham betul. Ini lebih baik. Akhiri ini selagi masih ditengah jalan, saat masih lebih banyak hal baik yang bisa diambil dan dikenangkan.
Memaksa bertahan tapi tak pernah dianggap, datang dan pergi seperti tak ada harga, hellooo... Aku masih manusia.
And i deserve better than this!

Tapi aku juga ga bisa bohong. Aku rindu kamu Abang. Aku masih sangat rindu. Dan itu yang buat benci. Aku benci mencintaimu.

Kamu satu-satunya lelaki yang kepergiannya ku tangisi, selamat!

Aku menitikkan air mata bukan karena perihnya ditinggal. Tapi karena saat kamu sudah tak ada, rasa yang ku punya masih saja sama, tak berkurang. Dan itu menyesakkan pilu.

Kamu yang selalu ingin pergi, dan aku yang dalam lelahku masih berusaha terus girang menyapa tiap pagi dengan hello. Dan semua ketidakpeduliannya. Aku tahu , dikisahkan ini, akulah yang lebih banyak jatuh cintanya..

Dan itu menyedihkan. Saat ternyata, aku salah menduga. Kamu sudah tak kuasa bertahan.

Abang..
Aku sadar diri mungkin bukan orang yang tepat di sampingmu. Aku belum cukup mampu bila kau ingin membawa masa depan bersama.

Dan kamu selalu jadi yang terpenting.
Saat mendampingi mu aku belum cukup mampu sedang waktu terus bergulir, akhirnya aku sadar aku harus mundur pula. Ini tentang kamu, tentang masa depanmu, dan aku mengerti. Aku mengerti aku tak cukup layak disampingmu dengan proporsi aku yang seperti ini.
Aku belum bisa menjadi seperti yang kamu inginkan aku menjadi.

Dan aku tak bisa menjadi dia yang begitu kuat dengan problematikanya di matamu.

Lalu aku sadar. Aku bodoh bila memintamu bertahan atau kembali. Pun aku bodoh karena akan melepaskanmu tanpa mencoba menggapai mu kembali.

Tapi ini yang terbaik .

Untukmu lelaki yang pernahnya kesayanganku..

Juga pembelajaran luar biasa dalam perjalanan hidupku.

Aku hidup dengan harapanku.
Dan sekalipun aku melangkah pergi tanpa menengok lagi ke arahmu setelah ini.
Jauh di sana yang tak sanggup ku raih. Ada cahaya kecil yang berharap kamu kembali pulang ke rumah kita sayang.

Ada.

Tapi aku takkan lagi mengungkit, meminta atau merajuk kau kembali.

Kedatangan dan kepergian adalah bagian dari berjalannya hidup. Dan ini akan terus terjadi.

Kalau dulu aku melihat miris sakitnya Caca atas kisahnya dengan bang eken. Mungkin ini yang dulu ia rasa.

Hari ini aku tak ingin apapun. Aku hanya ingin dan akan melanjutkan hidup. Ada ataupun tanpamu. Aku terus berjalan.

Terimakasih untuk banyak hal. Baik-baik kamu disana abang

Comments

Popular posts from this blog

hollow

a long time needed journey

now i know