Posts

Hilang di Antara Hari”

Adakalanya, aku ingin luruh menjadi hujan, tapi langit menolak menampung tangisku. Aku tersesat di kota yang tak pernah tidur, di jalan-jalan yang penuh bayang, setiap langkah terasa seperti menapak bara. Kegagalan menempel di tulang, studi yang sia-sia, karier yang runtuh, mimpi-mimpi yang dulu gemilang kini hanyut seperti daun kering di sungai. Hidup seakan menuntut tanpa memberi napas, menjadi dewasa— adalah perjalanan di lorong gelap tanpa peta, tanpa cahaya. Aku ingin berhenti, tapi mati pun terlalu jauh, jadi aku hanya berjalan, hanya menunggu hujan menelan seluruh luka.

Ambisius

Mereka berkata ambisiku terlalu tinggi. Mimpiku kejauhan.  Lalu mereka berbalik arah atau mundur perlahan pergi.  I just said, "I am realistic"  Aku bukan ingin sekedar mengejar kekayaan. Not for greed. Bukan sekedar ketamakan.  Aku hanya ingin bisa hidup nyaman dengan uang yg aku punya.  Tanpa perlu khawatir kalau keluargaku tak bisa makan keesokan harinya.  Tanpa was-was adikku bisa sekolah dengan nyaman menggapai apa yg ingin ia capai di masa depannya Mereka bilang saya terlalu ambisius.  Saya kata 'mungkin anda yang terlalu payah untuk bisa mendampingi saya' 

hollow

I've been sruggling with my commitment with you. There is so many thing im not sure of.  So many disappointment and dissatisfied.  I thought for a long time to leave us. You.  But meeting you. Talking with you. Asking your opinion.  When im down. When im happy. Even after everything. After many second thought. You're still that precious person in my life. The person who always been there. Trying your best to stand by me. Take care of me. My best friend. Be travel buddy, my rocks for so many years. Then why.. When i finally begin to hope again. Maybe it really not meant to be.  Why the hollow when you said 'you are not ready', when you talk about your family opinion. Im in Bekasi, Jakarta.  You are in Purwokerto.  I understand. Even if it hurts. 

Fitri's wedding

Image
Bandung, 11.12.22 Im on my best friend's wedding. 18.00 Hujan turun seakan merayakan hari bahagia sahabat ku ini. Im Happy. Happy for you bestie.  You're Settled now. Ada lelaki yang akan menjagamu, memelukmu saat dingin, menemanimu saat Tawa dan Tangis. Finally. Kamu menemukan bahagiamu.  Partner berjalanmu seumur hidup.  Aku bahagia. Sangat.  Kulihat dia orang yang baik.  Lelaki yang selama bertahun) kau kelu-kelu kan walau belum tersampai.  Ternyata tuhan baik.  Mempertemukan kalian kembali. Dan ternyata cinta pertamamu itu kini menjadi suamimu. Imam mu. Fit tahukah? Aku bertanya dalam hati, akankah ku menemukan belahan jiwaku sepertimu? Akankah aku dapat membuka hati dan percaya lagi pada manusia. Bisakah aku bersandar saat sedang lelah. Entah Fit.  Aku entah. Aku tak berani bermimpi.  Aku hanya menjadi aku seperti biasanya aku. Kuat sendirian. 

now i know

' Fit, kamu adalah rumah yang nyaman. Sangat nyaman.  Kamu tidak pernah membuatku menangis. Lalu kau pergi..  Tapi maaf aku harus pergi. Itu katamu..  Aku harus menata lagi hidupku.  Bersamamu aku terlalu nyaman.  Akan selalu membuatku ingin bersandar.  Padahal aku sedang perlu berbenah hidup. Dulu, aku tak percaya itu.  Bagiku tulisanmu kali itu terlalu manis tapi mengiris. Bullshit.  Ku kira kamu berbohong. Alasan saja untuk pergi. Untuk dia..  6 Tahun telah berlalu sejak masa itu bang. Aku yang sekarang tidak seutuhnya sama seperti Fitri yang kamu kenal dulu.  Banyak asem manis pahit kehidupan yang aku lalui.  Now i know. What you feel.  What you mean.  Aku mengerti keadaanmu saat itu.  Aku pernah dan sedang merasakannya kini.  The urge to reset your life.  To be able to stand by yourself.  Karna ketika ada sandaran, fitri seringnya manja.  Hidup ini berat.  Kadang aku berharap Ksatria kuda...

a long time needed journey

Hello..  This is my first post after so long. Its been a while isn't it? Time. Life gone so fast when you dont acknowledge it. And when you realize,  Its been days.  Weeks.  Months.  Years.  Decade. Now, im on a Train to Bandung. Its been so long since I've been in one. In one long-distance trip Long distance Train journey Its been so long I just realize that i missed it.  I always love to go on a trip since im still a child Short or long distance, doesn't really matter. Wherever my father or my grandpa brought me along on their old motorcycle. Its a pleasure i always held. Maybe thats the root of my Wanderlust and Adventurous soul.  The need to go on a trip.  A lust to wander around.  The thing that had been suppressed since i go back home, to live with my parent in Bekasi.  Since once again i felt like the burden of the world. Of my family livehood rest on my shoulder.  Its heavy.  So heavy.  Painful to even breath....

2014

Desember 2020.. Ditengah pusing merekap dan audit data keuangan perusahaan baru yang sedang ku rintis bersama rekanku.  Tetiba saja dia bergurau..  1..2..3..4..5..6.. "Kamu pernah sakit hati, terluka dan kacau banget Enam tahun lalu ya, fit?", Tanya pak Kantong.  "Ah.. Enggak juga..", Ujarku tanpa fikir panjang.  "ini jelas banget kok gini.. Cara kamu nulis dan titik kamu berhenti"..  Kekeuh si bapak bos ga ada kerjaan yang hobi nganalisis tulisan tangan orang lain itu.  Hmm..  Enam tahun sih berarti tahun?  "2014" Hmm.. Ada sih momen, tapi kalo dipikir lagi sekarang, ga parah-parah banget kok.  Udah ga kepikiran, apalagi rasa sakit apa-apa..  "Ya sekarang, Dulu koh.." pungkasnya,  Akhirnya aku berhenti menulis, menoleh kearahnya dan mencoba mengingat kembali ke belakang.  Memorabilia,  Aku hampir tak ingat. Sudah lama tak ku fikirkan makanya lupa mungkin.  Memori kesakitan terbesarku beberapa tahun belakangan lekat o...