Close my ears

Siang ini.. mbuh lah. Kamu muncul hanya untuk memancing kemarahan saja..

Kamu yang biasanya tak ambil pusing rumor. Jadi rempong hanya karena gosip semata..

Mungkin aku salah mungkin aku tidak...

Ah sudahlah, aku harap kamu sedang tak mencoba lagi menyalahkanku. Karena aku pun sedang tak ingin terpancing dan menyalahkanmu balik.

Usahlah mengundang perang datang. Kamu takkan siap bila aku yang menyerang balik...

Sudah ya..

Aku tak ingin menstimulan energi negatif untuk kembali membenci mu Abang.

Aku malah bertanya-tanya, apakah kamu segitunya membenciku ?

Aku tak lagi ingin peduli Abang. Aku tak peduli mereka bilang aku bodoh. Kamu ninggalin aku, ngeduain aku atau apalah. Aku tak ingin dengar atau menanggapi lagi...

Aku sudah bosan dengarnya...
Aku sudah capek. Aku sudah cukup sakit berusaha percaya padamu hingga kamu malah yang seolah menggunting hilangkan semua.. seolah kamu membenarkan spekulasi liar itu.

Ah sudah cukup. Itu bukan urusanku lagi...

Toh aku tak tahu mungkin saja rumor itu memang benar adanya. Kamu meninggalkanku tuk kembali dengannya..

Kan aku gatau.
Aku tak ingin tahu lagi...
Aku sudah cukup terluka karena terbawa drama kisah kalian berdua.

Kenapa hanya menyalahkanku? Teman-temanku ?

Mungkin saja tau begitu saja. Mengingat kamu kembali sibuk di sampingnya, dan ia seolah ingin seluruh dunia tau kamu disampingnya..

Jangan salahkan aku lagi plis.
Aku lelah

Comments

Popular posts from this blog

hollow

a long time needed journey

now i know