Posts

Showing posts from September, 2016
Cemas yang kau kemas dalam senyum itu Tak bisa ku cuci dengan secangkir kopi Entah kenapa, pada matamu selalu Bisa kutemui kekurangan aku. Dan setelah sekian, engkau tak kunjung Juga bisa ku genapkan.. Ternyata, yang paling ganjil dari jatuh cinta ini : Engkau tetap tak bisa ku tinggalkan.

Tentang makna sebuah kehilangan

Pertama-tama.. Aku ingin meritel lagi. Ada beberapa barang-barang milikku Yang hilang.. entah karena kecerobohan ku sendiri. Maupun karena tangan-tangan nakal di sekitarku.. Dan waktu, pengalaman, mengajarkanku dan membawaku menjadi seperti ini. Apa yang hilang biarlah hilang, bila itu milikku pasti akan kembali kepadaku.. Melepaskan. Mengikhlaskan. Dan aku cuek saja. Dengan santainya menjawab. Yah ilang. Ya udahlah.. dan kemudian melanjutkan kehidupan seperti biasanya.. Ya. Aku si cuek. Yang untuk satu atau beberapa hal dalam hidupnya terkesan acuh, santai dan tak banyak ambil pusing, soal kehilangan, soal kerusakan. Sepele. Saat ada rezeki lagi ntar bisa dicari atau dibeli lagi. Ga perlu digaung-gaungkan tangis karna kehilangan barang sedikit. Tapi yah yang baru disadari. Untuk satu atau beberapa part lain di hidupku, aku begitu mengkhawatirkan kehilangan. Aku benci. Aku takut. Ketika kehilangan sesuatu, namun malah tak bisa woles. Tak bisa berhenti memikirkan, menjadi over...

Kang adan dan sebuah skenario semesta

Aku belum sempat bercerita tentangnya sebelumnya.. juga belum tentang kunjungannya ke kotaku ini. Maulana Ramadhan.. Nama itu sudah familiar bahkan sejak aku diusia kanak-kanak. Bila boleh kukata, dia termasuk teman kecilku. Penjagaku. Dan salah satu hero-nya aku saat itu. Selama beberapa tahun, keluarganya sempat tinggal di rumah kontrakan keluargaku. Menjadi bagian juga jadi keluarga besarku. Ada yang bilang mereka banyak hutang Budi ke engkong. Keluarganya sering dibantu buat nyelesain sengketa dan hutang piutang. Sesuatu yang saat itu sungguh belum begitu ku pahami maknanya. Aku lupa bagaimana awalnya. Yang jelas ya Adan selalu jadi pahlawan kesiangan yang tiba-tiba muncul saat dibutuhkan. Menyelamatkan dari anak-anak nakal yang berkerumun menjahatiku. Menghapus air mataku dan meminta jangan cengeng dan harus kuat. Memastikan luka-lukaku bersih dan diobati sebelum pulang ke rumah. Karena khawatir Omelan engkong. Duduk menemaniku dan merangkul saat ku terisak setelah hajaran ...

Malam minggu gerimis di kota jogja

Soooo.. ini adalah hari pertama di kota jogja. Kota yang sudah lama ingin ku kunjungi lagi. Jogja selalu punya cara dan auranya sendiri yang membuat betah berlama-lama, rindu saat jauh seolah memanggil-manggil kembali. Dua atau tiga bulan yang lalu sempat ada yang ngajakin ke Jogja juga, liburan, jalan-jalan paling berburu buku, berdua katanya. Nikmatin jogja abis lebaran. Tapi ah ya sudahlah.. Dan sekarang aku sedang kembali ke Jogja, akhirnya kesampaian juga. Ya bukan bersama orang itu, dan bukan juga untuk liburan. Entahlah apa yang kulakukan disini.. bermain, belajar, ketemu orang baru, main hujan-hujanan. Hihihi.. Yap. Hujan adalah teman yang akrab di hari-hari belakangan ini. Aku menyukainya, tapi entah dengan orang lain. Yah semoga aja ga ada bencana lain yang terjadi setelah hujan reda. Perjalanan Purwokerto-jogja kutempuh dengan motor, berdua, dengan partner in crime yang ini-ini lagi.. perempuan-perempuan tangguh mapala pwt. Hihihi.. Menembus hujan deras dan badai, sa...

Peretelan malam ini

Hoamz.. Mata sudah berat. Tapi tetap mari berangkat.. Bukan sekedar untuk nyari makan gratisan sih. Lebih karena ya ini adalah salah satu part menjadi representasi depan ngewakilin organisasi. Dan terlebih aku selalu senang hadir dalam acara yang memungkinkan ku berjumpa dan berkumpul hore dengan kawan lama.. baik anak-anak 2013an yang sejak kala berhasil ku bangun ikatan kekerabatan yang menyenangkan. Juga kawan dan kerabat angkatan lain dimana aku telah banyak belajar dari mereka. Dimana aku pun selalu dikenang dan yakin dirindukan kehadirannya sebagai predikat 'mamake'.. ha-ha-ha.. Dan benar saja. Penutup hari yang menyenangkan. Sudah lama sekali tak berjumpa. Dan yah walau hanya segelintir wajah familiar yang bisa kusapa, tapi sudah alhamdullilah. Masih diberi kesempatan kehidupan tuk hari ini bisa berjumpa dan berkumpul lagi. Saling sapa. Ngguyu dan ngelanturan. Aku duduk diantara lingkaran sobat-sobatku. Dan hanya bisa seorang mira, perempuan mipl yang disampin...

Langit Malam dan Rindu yang menggebu

Langit Memandang dan menghayati langit selalu jadi bagian ritual hidup favorit di sela hari. Ia begitu tinggi, si Langit itu. begitu sulit disentuh, setinggi apapun aku dengan sok-nya ingin meloncat, sejauh apapun aku sudah mendaki gedung pencakar langit paling tinggi di metropolitan Ibukota; memanjat tebing atau Gunung-gunung beribu meter diatas permukaan laut. aku masih saja terlalu kecil. terlalu pendek. tak sampai untuk menyentuhnya. Luas saja tak cukup, Megahlah ia. Sungguh megah, sungguh mewah, aku sampai tak mampu melihat ujung-ujung tepiannya. ah ia begitu megah si langit itu. tak terhingga, tak terbatas, mataku terlalu sipit mungkin yah. Begitu kokoh dan megahnya ia, aku selalu terkagum, Cakrawala yang begitu tak terhingga-luar biasa. Bahkan berdiri di pundak sang raksasa saja nampaknya aku masih terlalu kerdil untuk melihat semesta raya. Ah, langit. kau congkak sekali berdiam di tempat tinggi sekali yang megahnya membuatku iri, tapi kamu pelit, aku tak boleh menyentu...

tentang kata-kata yang masih membawa henyak, tentang tanya yang tak sempat ditanyakan..

"jadi hubungan kalian ceritanya saling balas dendam nih?!" THEGG.. semua kata berhenti. seolah tersentak. kata-kata itu terus tengiang di kepala. bagaimana kau bisa berkata seperti itu penny sayang? sedangkan aku sedang berusaha tutup mulut rapat-rapat, sedang aku sedang berusaha meneguhkan diri dan enyahkan semua kenegatifan dan sesah bilakah berfikir tentang sosoknya. padahal tak begitu banyak hal yang sempat ku bagi denganmu, pun itu karena kesibukan kita masing-masing. lewat 24 jam.. dan kata-kata itu masih saja membuatku terhenyak di fikir. bukan. bukan berusaha memperbesar masalah dan menyeret diri kedalam kedalaman fikiran hingga membuat jatuh lagi, bukan. aku jadi khawatir saja. dan aku bertanya-tanya sendiri: "benarkah aku begitu?", "benarkah kita begitu saja abaang?", "apa iyah malah ini bukanlah lagi sesuatu yang sehat, untukmu atau bagi kesehatanku" dan dari semua tanya yang bermunculan, aku tak punya jawabannya. aku t...

Racun Bernama Cemburu, Untukmu yang Di Pelukku Namun Tak Bisa Kurengkuh

Hanya sekedar curahan hati. Untuk kamu yang ada dipikiranku, memang aku bukan siapa-siapa untukmu.  Namun pantaskah aku mencintaimu, menyayangimu, mendoakanmu, dan… mencemburuimu? Jika tidak pantas, maafkan aku yang telah masuk dalam hidupmu. Jika pantas, mari kita bersulang. Tolong, habiskan racun ini dalam satu tegukan. Untuk kamu yang ada dihatiku, kita sadar. Hubungan berpacaran hanyalah sebuah sebutan belaka. Meskipun seperti kata orang: Memperjelas hubungan, namun kata orang tetaplah kata orang. Kau dan aku hanyalah dua orang manusia, yang berkata aku-kamu, atau kakak-ade, yang mungkin saling mencintai dengan perasaan masing-masing, dan menyayangi dengan artian masing-masing. Jika perasaan yang aku punya, dan walaupun artian yang aku artikan ternyata berbeda denganmu, bolehkah aku mencemburuimu? Jika boleh, tolong jangan buat aku meneguk racun ini untuk yang kedua kalinya. Jika tidak, pilihkan aku pintu yang mana, agar aku tau kemana aku harus melangkah. Untu...

Conscious

Haha.. Ada apa dengan Fitri? Entah. Hari ini, detik ini. Nyatanya segala wacana teori dan visi prinsip hidup yang pernah nya ditemukan, dicari pemaknaannya secara mendalam, dihayati, dan upaya diterapkan. Entah apa yang terjadi, seketika aku tampak lupa ingatan. Aku tampak sudah melenceng berjalan lumayan jauh, terjerembab dan tampak sesat di jalanku. Lupa jalan pulang. Aargh. Maafkan tolong.. Maafkan Mama, papa, aa, adek.. mataku tertutup kemarahan dan luka lama yang tak kunjung sembuh. Maafkan sista, bradda.. aku lupa kalian ada Maafkan abaang, seringnya aku menyesahkan dan merepotkan mu dengan rengekan dan rewelan saja, tuntutan ini itu, mendadak moody senang sedih kesal amukan, terlalu banyak mengeluh dan bertingkah kekanakan. Maafkan Tuhan.. seringnya hamba lalai dan tak bersyukur atas karunia kehidupan ini.. Tiba-tiba aja. Kaya abis ditampar balik ke kenyataan. Dibangunin dari Inception yang menyesatkan.. Aku bangun dan melek dan kaget. Apa yang telah kulakukan? Ken...

Far away from you

My world without you baby seems so cold can’t live without you baby I miss you so I would give up all my life if you come home to me It’s not the distance baby that made me go We never see each other and it made me know Love that we sharewas so far and I cant never show Baby I couldn’t lie that I miss you so you keep saying goodbye and I keep saying hello Baby I realize that I love you more each time And I know it’s your future and I understand I can’t be someone baby that you think I am I was a fool cause I know I was letting you go I just can’t stand to be far away from you I had my doubt will I couldn’t wait for you baby I made some mistakes but you know that is true Tonight I’ll be wishing that you would come home to me but you if you’re not coming I just wanna let you see baby I am not fine cause I want you back to me.. Tonight

Salah sendiri pernah terlanjur berharap!

Belum sempat aku menelaah syukur atas hal positif dan baik yang berhasil kamu tularkan padaku sayang. Belum selesai dan memang tak kan pernah selesai tuk menjadi dan berusaha menjadi.. Banyak peer. Dan utamanya merubah mindset. Bukanlah sesuatu yang instan. Aku belum selesai menyesapi nya. Belum sempat menganalisisnya dan mendapat konklusi tertulis akan itu. Banyak terimakasih sayang, atas pendampingan dan kesediaanmu menularkan hal baik juga padaku, di hidupku, di dunia sekarang yang sedang ku tinggali. Aku bermaksud menuliskannya setelah hari berakhir. Tapi... Malam ini tiba-tiba saja semua schedule berantakan. Sedang aku tak berhenti lalu tetap memilih keluar tuk mencari koneksi internet menunggu email kerjaan baru semoga segera muncul. Alas... Belum. Hari ini cerah, ku coba tepis segala kekhawatiran dan fikir negatif. Aku hampir berhasil. Sebentar lagi. Namun alas. Penghujung malam menggoyahkan pertahanan ku. Aku percaya kamu sayang. Aku berusaha percaya kamu. Dan aku ta...

Blues.. before it too late

Biru sayang.. Biasanya adalah warna kesukaanku. Warna langit saat cerah, warna yang kulihat di pantai memandang lautan lepas yang masih bersih dan jernih.. lepas, bebas, tenang, dalam. Biru.. Warna yang sedikit banyak mengisi warna kamarku. Mulai dari warna cat kamar, gorden jendela, seprei, selimut, sarung bantal dan gulingku.. Tapi blues sayang, yang kali ini, tak Kusuka sayang.. Biru ini bermakna sendu, syahdu yang membawa kelabu. Rasanya hari-hari berjalan selalu dilingkupi awan mendung. Aku sadar diri seorang escapist, mudah terbuai dan hilang dan memilih kabur dari perkara dunia. Memilih tenggelam melanglang buana dalam fantasi yang ku bangun sendiri, hingga lupa waktu tempat manusia. Hingga realita terasa terlalu membosankan untuk dihidupi lagi. Hingga aku hilang dan selabutku sendiri. Dan dunia akan mulai bertanya-tanya lagi kemana aku pergi.. Hilang dalam lamunan.. Daydreaming. Mimpi di siang bolong. Berbicara sendiri.. Celos mata. Fantasi liar. Teman dan kerajaan ...

Souls

Souls " When two souls fall in love, there is nothing else but the yearning to be close to the other. The presence that is felt through a hand held, a voice heard, or a smile seen. Souls do not have calendars or clocks, nor do they understand the notion of time or distance. They only know it feels right to be with one another. This is the reason why you miss someone so much when they are not there— even if they are only in the very next room. Your soul only feels their absence— it doesn’t realize the separation is temporary.

Love & misfortune

Here, how it happens : "One day you meet someone and for some inexplicable reason, you feel more connected to this stranger than anyone else--closer to them than your closest family. Perhaps this person carries within them an angel--one sent to you for some higher purpose; to teach you an important lesson or to keep you safe during a perilous time. What you must do is trust in them--even if they come hand in hand with pain or suffering--the reason for their presence will become clear in due time." Though here is a word of warning--you may grow to love this person but remember they are not yours to keep. Their purpose isn't to save you but to show you how to save yourself. And once this is fulfilled; the halo lifts and the angel leaves their body as the person exits your life. They will be a stranger to you once more. ------------------------------------------------- It's so dark right now, I can't see any light around me.  That's because the light is comi...

Menggenggam udara kosong

"ketika pelukanmu pun tak lagi bisa, menenangkan hatiku yang sedih , aku memilih tuk mengakhiri ini dengan indah.." Detik ini sayang, di sisi alas tidur yang kita tinggali semalam, aku meremang. Petikan lagu Jikustik lama kesayanganku seakan mengalun di balik kepala. Dan lagi, saat kamu telah ada di depanku seperti ingin ku, aku tak tahu harus berkata apa. Rangkaian kata yang mana yang harus kusingkap agar kau mengerti, agar kau mau mendengar. Agar segera lepas segala kepenatan yang menyesakkan ini. Tapi memandangnya saja sayang, bibirku Kelu, lidahku kehilangan daya tuk berderak sedikit saja. Aku hanya bisa terdiam. Dan seperti semua kemarahan dan kekecewaan yang lalu, aku botolkan dalam diam, semua kesesakan yang membuncah. Hari-hari yang berlalu dan henyak. Siang dan malam yang hanya bisa kunikmati sendiri, membolak-balik slide gambar wajahmu di layar ponselku. Mengenang lagi satu-satunya momen yang mau kau dampingi ku masuk menikmati duniaku, fase resmi keluargaku dis...

In solitude

Mendadak jadi orang linglung Aku limbung Berjalan dan berarah, tak menentu. Tidur lebih cepat. Bangun terlalu malam terlalu pagi. Dan tak bisa terlelap lagi meski telah coba tutup mata.. Aku sedang kenapa? Aku tak tahu. Tak punya jawabannya.. Kepala. Tubuh. Hati. Dada. Sakit semua. Nyeri. Tapi coba tak ku pedulikan. Mencoba memaksa diri keluar kamar dan pergi saja ke kampus. Tetap aku tak berdaya. Terlalu terlemah. Aku sedang lelah. Tak ada daya. Seakan sedang hilang kuasa. Ada apa aku? Entah. Aku tak tahu juga harus bertanya pada siapa?! Aku tak punya siapa-siapa Sudah harus kembali ke masa hibernasi nampaknya. Mengunci diri lagi. Mengisolasi diri. Menghilang Lenyap dari dunia. Sejenak. Aku ingin ngumpet sayang. Tapi dimana? Tidak bisa di kamu kan sayang?! Aku saja bahkan tak tahu kamu dimana lagi.. Aku sendiri di ruang ini. In solitude. Desir hampa yang sama. Yang biasa ada. Desing. Menghempaskan tubuhku yang limbung. Hambar. Dan aku kan lenyap terl...

Let face the music!

" apa yang sebenernya lu mau? Dy selalu ada buat lu?" Gatau. Jujur gatau juga apa lagi yang gue mau. Mau gue terlalu banyak mungkin beb. And you never know, what am i really want at the time. Agak sulit ternyata menyadari kehendak akan kebebasan yang kamu maksud sayang. Sedang aku, gadis yang telah terlalu banyak terluka ini seringkali canggung dan bermasalah dengan Trust issue, aku tak percaya siapapun sayang. Dan ku sempat berfikir kamu bisa dipercaya, bantu aku have a Faith lagi, nyatanya setiap itu pula aku tahu aku terlalu sensitif hingga kadang membawa memar diri. Cemburuku dan ketidakpahaman akan hubungan kalian, kadang masih terasa membakar dan membuat tersesak hingga hampir terisak. Tapi tak lagi sayang. Tak lagi kan ku biarkan kamu buatku menetes. Kamu membuatku benar yakin memang tak da yang bisa dipercaya, Trust nobody.. selain diri sendiri. Maka sekarang peerku adalah bagaimana membangun diri yang cukup tangguh tuk selalu bisa diandalkan, hingga tak lagi b...