Posts

Showing posts from May, 2016

Tentang menjadi bahagia namun tidak ketergantungan..

" .. Okeh berapa hari ini kamu seneng, kamu bahagia karna aku. Aku pun seneng karna itu. Tapi coba sehari atau berapa lupain kalo aku ada, jalanin hari kamu kaya biasa, sibuklah tetap bersenang lah.." Ah mari kita berbicara soal berbahagia dan ketergantungan.. Ya aku Amini bersamamu jelas itu menyenangkan. Dan memang bagian favorit dari 24 jam waktu seharian ku.. Tapi tenanglah Abaang, diluar waktu bersamamu aku tetap menjalani dunia dan aktivitasku kok. Menghabiskan waktu bersama teman kuliah, makan bareng dan menggila bareng anak kosan, bertualang dg temen2 organisasi, nongkrong bareng kenalan dan sahabat dari luar kampus,  tenggelam dalam ruang virtual laptopku juga masih.. Aku pun berusaha untuk tidak sepenuhnya mendewakan kamu, bergantung padamu. Berusaha tetap mawas diri dan menapakkan kaki ke bumi, bersandar seperlunya saja.. Cuman ya mungkin kesenangan bersama mereka bagian dari duniaku itu sudah terlalu biasa, karna dah jadi kebiasaan juga dan euforia ku pun tak...

Kejutan yang ga biasa

Ga tau mau ngomong apa.. Aku speechless sumpah.. Ga pernah berfikir kamu bakal ngomong hal kayal gini ke aku, bahkan buat mimpi ngayal pun aku coba hold on banget bang.. untuk jangan sampe terlalu ngarep ketinggian bersama kamu.. Aaah kamu sukses buat aku takjub dan kehilangan kata-kata malam ini bang.. Ini yang disebut 'efek rumah kaca' bahwa jatuh cinta itu biasa saja.. Ya memang begitu. Biasa saja.. Ga muluk-muluk, kebanyakan drama dan tuntutan absurd. Ya sederhana aja. Biasa aja. Tapi begitu dalam rasanya.. Bukan buat dibikin stress dan beban tapi justru inilah.. cukup rasakan aja.. Toh aku percaya "bila memang telah digariskan, Cinta tahu kemana dimana ia bisa pulang" Aaaaaaah.. kan kan kan.. Nervous masih banget. Speechless.. Wajahku panas.. Jantung gue irama apa ini, metalkah? Ah jutaan kata susah deskripsiinnya. Ini sederhana. Ini tak terduga. Dan ini kejutan yang ga biasa.. Selamat malam menjelang pagi. Selamat tidur yang nyenyak Abaang ku sa...

Sebuah rumah bernama kenyamanan

Kamu bukanlah satu-satunya lelaki di hidupku, bukan pula yang pertama yang pernah mendekat dan berbagi cerita bersama, dalam peran apa saja.. Tapi sempat mengenalmu menjadi syukur tersendiri yang kupanjatkan pada Tuhan lewat doa disela hari dan juga sujud-sujud sholat pada penciptaku.. Aneh juga ya bisa sedekat ini mengenalmu.. kita seringkali berada di lingkaran ruang dan kawan yang sama, sekre! Tapi di tahun-tahun sebelumnya kayaknya untuk sekedar sapa dan obrolan ringan saja aku tak ingat.. kok ? Kamu yang dimana atau aku yang kemana aja ? Usia yang terpaut lumayan berbeda pun sempat bikin ku heran kok  bisa aku nyambung banyak hal dengan kamu. Seolah kita di jalur yang sama, alangkah usia tak pernah terbahaskan selain buat jadi bahan ledekan.. Selama ini aku sering beranalogi tentang aspek hidup. Dan bagiku kenyamanan dan keamanan itu ibarat rumah. Ya, rumah. Tempat bisa pulang dan menghilang sejenak beristirahat dari penatnya hari, ruang dimana bisa bebas dan leluasa tam...

Belajar jujur lewat blog

Mungkin lama-lama kamu akan merasa aneh juga dan bertanya-tanya juga, "kenapa?" Kamu di dekatku, di depanku, di sampingku, di belakangku tapi aku masih saja berbisik kejujuran lain selain yang ku kata, tentang kita, ya lewat tulisan-tulisan di blog ini yang bahkan aku sendiri terlalu malu untuk membacanya.. Kadang lidahku terasa Kelu dan otakku berpendar harus apa lagi yang diperbincangkan.. Yah aku bukan orang yang terlalu spontan mungkin, aku pemikir introvert yang seringkali overthink everything dan kudu memetakan dan menganalisis sendiri informasi yang ada sebelum aku berani berbicara, bertindak.. " Think about worse case scenario", you said. Aku butuh waktu sejenak untuk berkontemplasi dan menentukan masak-masak pilihan yang ku punya.. sekaligus re-charge energi.. Aneh kadang ya ketika aku mengaku seperti itu ketika yang lingkaran perkawanan ku di kampus dan di sekitarmu, mereka tahunya aku yang bawel, banyak omong dan banyak cerita. Mereka bakal bilang ...

Just don't know

I feel anxious.. I worried about my self.. I worried about My unstable but crowded mind.. I worried about My fragile heart.. I fear about My fall.. would it confounded me (again)? I'm scared to death.. No. I dont feel anything right now.. I couldn't.. I choose to blank and rest my brain. I dont think about what is it that disturb my peace.. No i dont.. I know that you Have gotten me stronger with time and support by your presence. I just hope that i mapping myself well, to know that i'm not too attach and depend on you to lean Back. That i still got my feet on the Ground.. I hope that i learn from my fallout before, to be stronger, more independent.. And like we often said "there is no one we could truly trust and rely but ourselves. Trust no body." I dont know.. Im not yet truly think about it. Dont ask please..! I'll automatic answer you by "Im fine" and smile. That is me. My self mechanism defense. I dont trust anyone. I dont...

tenanglah kakak, aku baik saja..

Kita biasa saja. Aku nyaman, dia pun nyaman, Ya sudah kita saling bersandar satu sama lain. Tak perlu muluk-muluk. Tak usah kebanyakan drama. ya sudah begitu saja. sesimpel itu, sesederhana itu. " Gue mah bisa ngebaca pit, mau ditutupin kayak apa juga..", seorang kawan berkata padaku.. Laaah??? lalu aku hanya menjawab : " Hahaha.. Ga ada mba. ga pernah dan emang ga ada yang ditutup-tutupin. Ga ada apa-apa kok. Kalo pun ada ya kita cuma ga pernah ngumbar aja. buat apa juga lah.."  Ya begitulah adanya.. Begitulah sejujurnya.. jadi usahlah berprasangka.. nikmati saja, cukuplah kalian  jadi silent reader aja dalam cerita yang dibaca tentangku.. kalau aku katakan tak ada apa-apa diantara kami, percayakah kalian?? Hahaha.. Seriously.. Aku dan si abang hanya dua anak manusia yang sedang nyaman saling bersandar dan merengkuh satu sama lain, Menghabiskan banyak waktu bersama dalam Bubble-Bubble kebahagiaan kecil yang kami ciptakan sendiri. tidak ada yang salah de...

Amazing Girl and a Great Man

You Are Amazing ! ", You said.. aaaah.. you make me blush 😆 Wajahku langsung hangat nampaknya memerah antara malu dan senang.. Jangan tanya perasaan? Aku terbang. Hahaha.. Tapi gatau deh.. yang pasti aku tersanjung olehmu. Kata-katamu, caramu menjaga dan memperlakukan aku, pendampingan, penerimaan, dan penghargaan yang kau tawarkan padaku.. Kamu emang paling bisa membesarkan ego ku. Hahaha.. Aku pernah berkisah tentang kejatuhanku, tentang luka hidup yang masih berusaha ku cari penyembuhannya.. dan itu yang lebih sering membuat ku menjadi rendah diri, merasa kecil dan tak sempurna.. " I'm that girl with many flaws" Kamu dan orang-orang sekitarku tahu betapa aku jarang menyombongkan sesuatu atas diri sendiri. Karena aku memang merasa tak bisa. Tak pantas. Aku telah banyak cerita keresahan dan ketakutan-ketakutan kecilku. Dan kamu mendengar, kamu yang berusaha mendorong ku untuk berbenah diri pun karena kamu percaya aku mampu melakukannya; menakluk...

TikTok..

Tik Tok.. Tik Tok.. Tik Tok.. Sudah pagi. Sudah siang.. ada jadwal kuliah, ada kerjaan organisasi, penelitian kelompok dan etcetera etcetera lah.. Ada-ada aja yang harus dilakuin, yang harus dikerjakan sedang dalam sehari kita hanya punya 24jam. Dan kadang rasanya itu masih kurang... Sekalinya semua aktivitas terlaksana, tugas terselesaikan, masih ada yang kurang puas: istirahat! Kurang istirahatnya.. kurang tidurnya.. kurang piknik.. hoaammz 😪😴 Dan saat lelah itu melanda, aku sungguh berharap bisa pinjam 'Time turner' nya si Abang Harry potter. Boleh ya?! Pinjem dong yah.. Hahaha.. Khayal yang jelas coret : jadi time traveler! Syukurnya saat ini tak se-serius itu. Tak semonoton itu. Ya aku tetap dengan aktivitas kerja otak dan kerja fisik yang sama masih. Hanya intensitasnya lagi di kurangi. Waktunya lagi di manajemen ulang.. buat santai sejenak, buat teman-teman, keluarga, buat ... (hmm bingung mau nyebut apa) Diantara itu semua, jelas waktu...

Quesera Sera

Quesera Sera.... "What Will be, Will be.." Berulang kata itu termantrakan, hingga aku terbiasa, terhapal, terngiang di isi kepala dan alam bawah sadar ku, terbiasa bibir berucapkan mantra itu.. Yah. Quesera Sera.. Menjadi mantra special yang kini menginspirasi langkahku, mengingatkan ku akan seseorang, orang yang seiring waktu dihabiskan bersama mengambil tempat special di hidupku.. menginspirasiku.. Kita hanyalah anak-anak Tuhan. Manusia hanya bisa berencana, dan selanjutnya serahkan ke Tuhan.. karena Dia lah sang sutradara utama, ya hanya dia yang tahu, menuliskan dan menggenggam skenario kehidupan.. kita manusia sebagai aktor memerankan Lakon saja. Saling berdramaturgi. Bersandiwara dan berakting mengikuti saja.. Aku bisa bermimpi dan berharap tentang masa depan. Masa depan dimana kamu ambil bagian disana.. kamu pun boleh saja berharap dan berjanji akan tetap tinggal, tak meninggalkan dan menyakiti seperti kisah lain ku yang lalu.. Boleh saja. Sah-sah saja.. Biarpu...

tulisan lama gue menunjukkan gue pernah alay :p

Soooo.. 24 Mei 2016 di Sekretariat KMPA FISIP Unsoed. Malam ini gue yang lagi iseng, ngulik lagi celotehan gue jaman masih cilik, masih abg labil, dari jaman SD, SMP, SMA dan ternyata oh ternyata.. gue emang nyatanya tua sebelum waktunya yah.. tulisan gue ga jauh-jauh kalo ga soal asmara, patah hati dan kehidupan yang keras.. wahaa..  kebaca banget dengh gaya nya.. dari lucu, aneh, ampe yang bikin gue sendiri geli pun ada.. emang ada-ada aja lah.. tapi yaudahlah ya.. namanya juga remaja ababil. kan berarti gue normal udah pernah ngelewatin masa alay itu.. heheh 

Abang, adek takut baper bang..

"Manja.. Kayaknya itu kata kunci buat kamu pit" "maksudnya bang?", ujarku.. "iyah.. Manja.. Yang kamu rindukan.. Yang kamu inginkan.. Kamu cari.. Dan kamu butuhkan adalah kemanjaan yang mewah.. Kamu ingin dimanjakan secara mewah.. Kemanjaan yang belum kamu temukan dari keluarga, kawan maupun lelaki di masa lalumu." "hmm... Mungkin.. Iyah.. Kayaknya kamu bener.. Mungkin itu yang sebenernya paling aku cari bang",ucapku. "hmm... Pengen gue manjain takutnya lo baper pit.. Hahaha.." "hahaha.." Yah kamu telat bang .. Aku udah baper .! Kamu ada disitu aja sejak kemarin padahal.. Aku tak pernah pikir aneh-aneh sebelumnya, karena memang sebelumnya hati dan fikiranku sudah terpaut pada sosok lain, lelaki cuekku, yang sama-sama ada di dimensi ruang yang sama dengan aku dan kamu bang. Saat kesakitan akan dia yang kuperjuangkan selama beberapa waktu belakangan menyeruak ke permukaan.. Aku terjatuh.. Aku merasa tenggelam dalam kegam...

Cinta pilihan tuhan

Cinta itu memang candu yah.. Dan saat kita dah terjatuh dalam jeratnya, kadang logika sudah semakin sulit berfikir rasional dan memandang objektif akan hal-hal apa yang terjadi.. Mata para pecinta seolah ditutup, semua jadi gelap di sekeliling cuma bisa melihat sinar sang objek kecintaan, ia akan tampak seolah hal paling bersinar kemilau dan menarik, secara naluriah manusia akan mendekat dan mencari sumber cahaya kilau itu. Pecinta akan berjalan menyusur kegelapan berjalan menuju cahaya itu. Biarpun harus tertatih, terengah-engah dalam perjalanannya tapi biasanya pecinta yang sejati tak akan menyerah begitu saja.. Ia akan terus berjalan. Berjalan membangun harapan dan mimpi akan sang tercinta.. Akankah mimpi itu terwujud menjadi bahagia nyata atau malah cinta itu sebuah fatamorgana pisau dalam sarung, hanya tuhan yang tahu... Dan manusia sebagai pecinta hanya bisa menanti wakti bergulir menyingkap skenario tuhan yang sudah terpatri.. Biarkan sang waktu berbicara.. Usia 20, sedikit ban...

Notice buat pengunjung blog ini!

Di bangku depan sekre kampusku, bertemankan rintik gerimis hujan malam 22 mei 2016, pandangan mata dan ruang imaji ku mengawang jauh, terbang bersama mimpi dan imajinasi liarku namun masih tersaut benang merah akan kehausan dahaga kasih sayang yang melanda diri.. Kamu mungkin akan bilang kalau aku sedang galau.. Ah tapi bagiku aku hanya sedang berkontemplasi.. Menikmati sunyi dan berenang dalam dunia fantasi ku sendiri, jauh dari realitas hidup yang kadang terlalu melelahkan. Kamu mungkin bingung aku lagi ngomong apa? Sama.. Aku juga bingung mau nulis apa.. Hehehe.. Aneh? Emang.. Hahaha.. Yah buat kamu yang ga sengaja mampir dan terlanjur membuka blog ini.. Ampunkanlah.. Maap aja kalau tak ada isi yang penting berarti disini.. Ya kan maklum aja.. Rmang bukan buat konsumsi publik sih ya.. Aku cuma lagi iseng aja.. Cuma mau berceloteh menumpahan kegundahan dan kegilaan yang sedang melanda biar tak hanya menumpuk gundah gulana dalam hati... Aku lagi latihan nulis aja.. Biarpun tulisann...

Aku, kamu harus bahagia... Dengan ataupun tanpa menjadi Kita

Hai kamu, lelaki yang sempat singgah walau sejenak namun masih berjejak.. Sosok yang bertahun ku kenal dalam cerita perkawanan platonis hingga kini berubah jadi ironis.. Kamu yang kehadirannya selalu ku tunggu, ku cari untuk sekedar bersandar dan upaya bahagiakanmu.. Walau kau selalu begitu, begitu saja tak pernah merindu.. Hari ini... Sekian hari sejak kisah sejenak kita mereda. Sejak jeda itu semakin ber jarak dan membentengi hati dan diri masing-masing kita.. Sejak ombak besar menerjang karang kepercayaanku padamu.. Sejak kamu semakin hilang dalam malam yang hening. Sejak aku dipaksa bangun oleh kawan dan keluarga, dan kamu sendiri yang mempertontonkannya.. Di depanku.. Di hadapanku.. Kamu tunjukkan itu, kenyamananmu tak lagi ada padaku.. Dan aku harus tersayat teriris menyaksikan kamu memilih bersamanya.. Ia.. Dan bukan aku.. Awan gelap menyelimuti hariku belakangam ini.. Dan aku tak akan menampik inilah kebodohan ku sendiri yang telah membuahkan kekecewaan mendalam padaku....

berhentilah mencandu!

Kamu. Jatuh Cinta padamu pernah kukatakan seperti candu. buat aku kecanduan.. dan sebagaimana kata 'Candu' seringkali berkonotasi negatif bagi sebagian orang, termasuk aku.. Harusnya aku segera bangun. melek. sadar. maka berhentilah mencandu.. apapun itu. sudahlah berhentilah.. jangan banyak alasan. jangan semakin siksa dirimu sendiri.. kamu terlalu berharga untuk itu biarpun berikutnya jadi masuk fase 'sakaw dulu.. gapapa lah. sing sabar wae lah. kan buat sembuh harus banyak istirahat dan berobat. istirahkan hatimu fit! rehatkan jiwamu! tidurlah sejenak.. kata orang waktu kan menyembuhkan luka. maka biarkanlah sang waktu berusaha.. biarkan obat nya bekerja. tertawalah! tersenyumlah! berkumpullah kembali dengan kawan dan keluargamu.. mereka yang tanpa pamrih menyayangimu dan menyayangkan raut kesakitan yang kau alami.. mereka yang menyemarakkan harimu lagi. membuat bising biar berisik. karena mereka sadar kamu sedang benci menjadi kosong. tersenyumla...

Jangan paksakan genggamanmu

"really? Him?" "why him?" "what you look in him?" "dia itu kan...... Dia udah sering nyakitin kamu, buat kamu nangis.. Dia ga pernah perjuangin kamu seperti kamu memperjuangkannya... Kenapa masih bertahan?" "kau hanya membuang waktu.. Terus-terusan menyakiti diri sendiri. Pergilah.. Lepaskan!" Jangan tanya kenapa... Karena aku pun tak tahu harus jawab apa lagi.. Begitu banyak alasan, jawaban yang entahlah itu kejujuran nya ataukah sangkalan belaka untuk meredakan keresahan hatiku dan menampik pra sangka kawan-kawanku, sahabat dan abang ku yang ku tahu sebenarnya mereka sungguh menyayangi aku, mereka mengkhawatirkan aku dan tak ingin aku terluka tersakiti hanya karena cinta yang salah. Aku tahu itu.. And i appreciate it really.. Though i still being like this.. Im sorry.. Aku sakit.. Aku sesak... Aku ingin sekali menuruti pinta mereka yang meminta ku berhenti dan pergi dari sini.. Tapi bagaimana? Bagaimana caranya untuk berhenti ak...

Sorry, I dont know..

For all your faults and crimes, you are still the one i held closed. And it never Have been easy to just erase how i feel about you, how i care about you; your life, your wellbeing, your happiness. I'm so sorry if my presence disturb your life, annoying you. I'm so sorry darling. It just not been easy for me. For my mind to stop thinking about you; worry about your wellbeing, My heart to stop caring and longing your presence by my side, My Body and Consciusness to stop yearn your body to warm me whenever i down, catching cold or need the feeling of safety and comfort that you bring inside your hug. Darling i miss you! Even though i know its not possible anymore to be with you. Cause you already move your eyes to someone else, and its not me. And it hurts baby, Cause the change is so sudden that it caught me off guards And Im not ready, and it suck! Oh baby, even when all of my friend badmouthing you and ask me to gave up on you. I just could answer them with "I'll...

Should I let you go ?

To fall in Love is easy.. Staying in Love is challenge. Letting go is the hardest part.. After all this time, Should i let you go ?

Ketika

Ketika ketulusanmu sudah tak lagi dihargai, bayarlah orang itu dengan keikhlasan. Dan setelahnya,  pergilah tanpa pernah menengok lagi ke belakang, tanpa pernah mengingat-ingat lagi..

Spasi.. Jeda..

Kamu ada di depanku. Di hadapan ku. Di dimensi waktu dan ruang yang sama denganku, namun aku gagal memecahkan belenggu bisu diantara kita. Aku tak mampu menjamah isi hatimu lagi. Ada yang berbeda. Itulah yang ku fikir, yang kurasa. Entah memang nyatanya begitu atau kah perubahan itu hanya ilusi sepihak ku saja. Sebelah dari ku saja yang rasa. Tanpa kamu pernah terasa itu. Karena memang aku sendirilah yang telah terusik hati dan jiwanya. Terkoyak keyakinan akan mu nya. Cuma aku. Hanya aku. Sendirian. Kini. Aku sengaja biarkan jeda sunyi diantara kita. Tak upaya lagi berjuang menghancurkan tembok bisu antara kita sendirian. Lagi. Kamu diam. Jadi aku pun menjadi diam. Kamu cuek, aku pun berusaha keras kembali menjadi cuek. Untuk kamu. Aku berusaha lagi. Keras. Terlalu keras. Biar sendirian. Biar lelah menyergap sepi an aku. Tak apa. Sungguh ku biarkan. Aku baik-baik saja. Aku tak mau fikirkan. Jangan dirasa! Karna memang tak ada gunanya bagiku. Tak ada artinya. Aku akan tetap begini s...

Sebuah dramaturgi, dan kebencian akan berubah

Yah inilah mungkin yang dikata segala awal pasti ada akhir. Hidup itu terus berubah. Perubahan itu adalah pasti dan menjadi siklus yang hakiki.. Kawan dan kerabat kerap memanggilku aktivis. Terlahir sebagai anak yang aktif, petakilan, ga bisa diam katanya. Tapi itu kata mereka. Itu persepsi yang mereka bangun atas diriku. Hasil kontruksi dari cuplikan laku dan Lakon hari-hari ku yang mereka temukan. Lalu difilter. Dipilah dan dikelompokkan sesuai kehendak ingin mereka. Dan mereka inginnya banyak. Tapi aku tak mampu memenuhi segala karakteristik itu. Ya. Aku. Fitri. Seorang gadis kecil yang dilahirkan dan tumbuh ditengah keluarga yang minim keturunan perempuannya, yang dimana keberadaan anak laki-laki selalu punya hak dan sense istimewa apapun yang dilaku nya. Dimana tempat perempuan hanyalah seputar sumur dan dapur. Di dalam rumah. Lemah tak bisa apa-apa. Tingkah yang tidak sesuai dengan itu namanya menyimpang. Melanggar norma. Berarti salah. Berarti dosa. Berarti ngawur. Anak setan ...

Masih belum beranjak darimu

Kupikir semua baik-baik saja Tlah kucoba hiraukan suara-suara tak enak dan menjatuhkan tentangmu tentang kita.. Aku begitu percaya padamu.. Aku pikir memang beginilah adanya kita. Begitulah kami. Dan seperti inilah yang terjadi ketika sepasang makhluk "introvert and quiet ambivert" bertemu, lelaki B yang santai dan cuek bersama gadis A yang serius dan penyayang macam aku. Ah betapa bodohnya aku berfikir sedangkal itu. Seremeh itu. Karna bisa jadi realita yang terjadi jauh lebih kompleks dari persepsi itu. Disinilah aku nampaknya, gadis bodoh yang polos, cuek dan kurang peka terhadap tanda dan kode yang kau sampaikan. Bahwa sebenarnya kamu tak nyaman. Kamu tak ingini ini, kita, aku dan kamu berlanjut jadi kita. Aku yang terlalu buta untuk melihat itu semua mungkin. Aku baru tahu, baru sadar justru saat adik-adikmu, teman baik ku di kampus yang meminta bahkan memohon untuk "sudahlah ka, berhenti lah berharap pada dia. Aku tak ingin kaka tersakiti lebih. Carilah yang ...

KA -to the- NGEN

Cuma pengen bilang "Aku kangen kamu lelaki cuek nya aku! " Cuman yaaa.. aku hanya bisa menahan rindunya sendirian, ga berani ngomong langsung ke kamu. Utarain langsung atau menghubungi kamu duluan. Aku rindu. Tapi aku malu. Masih malu dan takut ganggu kesibukan kamu. Cuma bisa berharap dan menunggu kamu nghubungin aku duluan.. Walau entah kapan itu.. Kaaaaaa aku kangen.. Aku rindu kamu lelaki kesayanganku yang nyebelin bin ngangenin ! HuuHuu..

REALITA IMAJI KU

Image
Di Setiap Waktu Ku Rebak Ketika Nadi Masih Berdenyut Dan Darah Tak Henti Mengalir Dikala Itu Pula , Aku.. Terus Tenggelam Dalam Henyap Perjalanan Abadi Yang Terukir Indah Lewat Lantunana Imaji Ku Ku Tahu Semua Yang Ku Laku Itu Semu Takkan Terwujud Jadi Apa? Tapi, Aku Sudah Terjebak, Tak Bisa Keluar lagi Setidaknya Dari Sini Aku Bisa ‘Kuat Berekspresi Sebebasnya, Dalam Hidup Hidupan Imaji Yang Ku Inginkan Nyata Tapi Harap Itu Hanyalah ‘Sia-Sia Lalu Dimana, Hidup Yang Sebenarnya? Indah Mana, Imaji Atau Realita? Buatku Sama Saja..! Realita Kehidupanku, Adalah.. Setiap Detik Melayang Dalam Imaji-Ku

Tentang kamu yang dalam hati kupanggil sayang

Hei sayang.. Boleh kan ku panggil kamu “sayang” ?! Emang sih belum ada pernah kejelasan tentang apa makna dari kedekatan kita ini. Tapi dalam hati dan tanpa kamu ketahui, aku seringkali menyebut dan memanggilmu Dengan sebutan ‘Sayang’. Yah walaupun emang untuk konsumsi Pribadi aja sih. Mana berani aku manggil begitu langsung di depan kamu. Aku tak punya cukup nyali untuk itu. Entah kamu sadari atau nggak yang, sejak kamu mengajakku keluar melangkah dari zona nyaman ‘Teman Main’, interaksi kita pun jadi berubah. Ya aku masih fitri yang sama, gadis tomboy yang ceroboh, kikuk dan petakilan. Hahaha.. tapi kini, saat bersamamu atau di depanmu, aku tak se-Pede itu, nyaliku ciut untuk bertingkah aneh-aneh atau ngeledek songong ke kamu atau teman-temanmu, mendadak aku jadi pemalu, sayang. Aku pun makin kikuk, mati kata dan mati kutu saat dihadapanmu. Hingga aku pun memilih untuk menikmatimu dalam diam, lalu hanya berharap kamu yang akan memulai menyapaku duluan. Ah bodoh! ...