pesan usang dalam saku..

Kamu tahu aku sedang tak enak, makan, tidur tak enak, pesakitan..
dan entah ada angin apa, kau mengirim ini padaku..

ya aku ingat joo..
pagi itu, dua tahun yang lalu.. dini hari di tengah bukit cendana.. di tengah pengasingan kita berdua. aku terbangun duluan dan menulis ini untukmu. dan menyelipkan pesan ini di kantong jaketmu, sedang kamu masih terlelap setelah sehari semalam kita berceloteh tentang segala problematika yang mengganggu. tentang kehilanganku.. tentang kamu yang diambang ragu dan hampir saja kehilangannya..

aku ingat joo..

" Hard For Her To Walk Away

"...It's never easy..."

It's never easy for some women to walk away; especially after she's invested so much of herself into making it work. Just know, that by the time she finally decides to leave, she's given you countless chances and debated the idea, over and over in her head, at least 1000 times. she still loves and is is still willing to fight for.

Often she will leave the door slighty open, for a short period, in hopes that you will come around, but if you wait too long... she'll be gone forever.

If you truly love her, If she's really matter and precious for you.. then fight for her. be strong brother! be strong enough to says and reassure her that you love her, then prove your word, that you are worthy of her. If not.. then be strong enough to see someone else fill your role, do all of those for her. for her happiness. be strong brother! ........................" 




berapa minggu setelahnya..
saat aku memutuskan meninggalkan lingkaran kita joo.. mengisolasi diri dari dunia.
kamu datang menemuiku. memelukku yang hanya bisa mematung bingung dan rikuh canggung. Kamu berterimakasih sejadi-jadinya, padahal aku rasa tak pernah berbuat apa-apa. yang aku ingat saat kamu bilang "Untung aku denger kamu!"

abis ini kamu yang bakal nemuin juga bahagiamu fit.. jangan pernah lupa aku akan selalu ada. kamu ga pernah sendirian fit.

tapi maafkan satu setengah tahun aku lupa joo.. maaf.

dan dua tahun kemudian, kamu sampaikan berita yah ini bagus bagiku. kamu sudah melamarnya. kamu sudah tunangan. Hwaaa... aku speechless pas tahu itu. ga nyangka. aku bahagia atas kebahagiaanmu brother.

sedang aku?

aku menemukan sosok yang ku fikir bahagiaku, yang bisa menggenapiku. Tapi kamu muak karena tiba-tiba kamu lebih sering harus jadi orang yang menyeka air mata dan berbuat apa untuk memunculkan sunyum dan tawa lagi.
seperti lagu yang barusan kamu rekam khusus buat nemenin ku, minta maaf karna baru bisa dihubungin katamu. Kayak line ku yang tiba-tiba muncul icon telfon dan wajahmu. walau kita berbicara tak jelas dan ga penting.. dan saat telfon terputus kamu malah berceloteh "Biasanya kan klo mau tdur kmu d telfon dlu sma cwomu,haha" halaah.. jooo..

aku tahu kamu frustasi. dan kesal. kamu hanya ingin menjagaku. kamu hanya benci melihatku terluka. dan mungkin berkali kamu anggap aku bodoh memilih terus berharap dan mengalah dan bertahan dalam diam.

entah apa maksudnya kamu ngirim balik tulisan itu ke aku joo..

eh aku tahu deh.

kamu menyertakan voice note disana.. "aku cuma ingin kamu senyum terus pit. mungkin pilihan yang sulit. tapi kamu harus kuat. kamu harus pilih jalanmu untuk bahagia juga fit"





Comments

Popular posts from this blog

hollow

a long time needed journey

now i know