Money sayang.. money..
Heyyy...
Selamat malam kamu pembaca setia ku yang jam segini masih berjuang mengais rezeki untuk makan dan bersenang-senang nya kamu bulan depan. Et tapi jangan boros yah sayang.. mulai-mulailah menabung yah!
Kan kamu yang bilang indikator kedewasaan seseorang saat ia bisa 'punya tabungan'.. nah karena kamu mengaku belom dewasa dan susah nabung. Jadi yuuuuuk dikit-dikit ajah disisihkan uang dan rezeki yang di punya.
Ditabung sayaaaang!!
Biar bisa beli ini itu..
Biar bisa biaya buat kesana kesini kesitu..
Jogja.. batu Karas.. New Zealand.. Backpackeran naik haji..
Semua itu butuh uang sayooong..
Latian kayak juga..
Hmm apa lagi yah.
O iyah..
Nabung buat biaya pernikahan dan resepsi dan mahar mantennya kamu, kalau nanti akhirnya kamu menikah. Nah loh itu biaya ga murah kan..
Terus..
Nabung buat biaya pendidikan dan masa depan anakmu nanti sayooong.. punya anak bayi - usia balita ajah bisa butuh 6jutaan kan katanya. Nah kan.
Pusing? Nabuuung makanya sayooong..
Kita punya mimpi hidup simpel. Tapi ya tetep aja kita terjebak hidup dalam sistem hidup materialistis dimana segala sesuatu butuh money.
Jadi ayolah. Jangan sesumbar yah..
Diinget-inget prioritas dan kebutuhan dan target impian yang ingin kamu wujudkan. Jangan gampang lapar mata sayangku.. karena hidup ga murah ternyata loh.
Yuh sama-sama berbenah lah. Utamanya soal prioritas menata keuangan. Aku juga masih payah kok. Hehe..
Hari ini malah aku terkais-kais ga punya uang karena tak lagi ada kiriman uang kan sejak bulan lalu. Untungnya rezeki anak Soleha lah ya.. ada mba Wulan yang seharian ini memberi asupan bergizi ke perut-perut kelaparan masyarakat sekre. Ha-ha-ha..
Gatau nih mau nyari duit begimana lagih. Yah quesera Sera.. nanti pasti ada jalan. Rezeki mah ga kemana. Sekarang mari makin berhemat dan mulai menghitung logaman di kamar. Ha-ha-ha..
Aku pun punya banyak mimpi dan hal yang ingin dicapai juga..
Aku punya tanggung jawab pada keluarga.
Aku mau bisa beliin rumah tempat tinggal yang nyaman buat Mama. Aku yang harus berkeringat asalkan adik kesayangannya aku bisa jadi orang. Sekolah yang tinggi. Mewujudkan mimpinya, jadi orang baik, berguna bagi manusia lain juga..
Dan pula aku ingin bisa mandiri mampu menyokong saat suatu hari punya keluarga kecilku sendiri. Tak lah bergantung pada orang tua.. ya aku akan senang dan sangat menghormati lelaki yang jadi suami dan ayah dari anak-anakku. Tapi aku juga tetap ingin bisa membantu sedikit bebannya.. karena kita hidup di era yang mahal. Dan aku ingin bisa sedikit membantu, gimanapun caranya..
tapi tetep kok aku tak lupa tanggung jawab dasarnya sebagai istri dan ibu bagi anak-anakku kelak. Justru aku ingin mereka bangga, dan belajar bahwa menjadi anak lelaki atau perempuan tak ada yang berbeda, mereka unik, mereka cerdas, mereka mandiri, kuat dan bisa menjadi apapun yang diinginkan. Hidup terlalu luar biasa untuk dibiarkan mengkotak-kotakkan fikiran kita sebagai manusia.
Kamu bilang aku masih 'close minded'.. yah aku akui itu. Aku masih muda, bodoh dan naif. Belum banyak tahu pedesnya realita di luar sana. Tapi aku berusaha terbuka akan berbagai kesempatan untuk belajar.. biar tak lagi cakrawala ku terperangkap dalam isi otakku semata.
Dan kalau emang akunya masih 'close minded'.. nanti gen-nya aku harus lebih baik 1000kali lipat daripada aku. Lebih cerdas dan open-minded pastinya.. tidak melulu terkekang dalam stereotipe masyarakat.
Yaaa itu nantiiii...
Sekarang. Kamu, aku kita harus hemaaaat. Jangan gampang lapar mata. Jangan kebanyakan boros buat foya-foya atau kebanyakan bersenang-senang doang. Kan bersenang-senang banyak yang ga harus mahal. Banyak hal yang harus difikirkan.. disiapin buat kedepannya..
Apalagi kamu yang usianya udah dewasa dan katanya punya target nikah secepatnya. Nah berarti harus beneran nyiapinnya sayooong.. entahlah Ama siapa nanti itu kamu nikah Ama lumba-lumba, atau kecoa atau Princess mana.. kamu bakal butuh uang banyak. Makanya nabung buat dirimu dan nyiapin masa depanmu ya sayaaaang..
Aku ga nuntut ga maksa.
Aku cuma mengingatkan..
Diturutin ya sukur, engga juga gapapa.. itu hak kamu.
Kita kan janji sama-sama mengingatkan, saling mengkritik buat maju dan terus memantaskan diri.
Jangan mau hidup gini-gini aja jadi orang yang stagnan yah sayang.
Teruslah berlaku baik setiap hari. Berubah menjadi pribadi yang semakin baik tiap harinya.. dari hal kecil aja dulu.
Karena perubahan itu pasti kan.
So let's brace the future with gracefulness dan the spirit and strive to become better everyday..
Selamat mencari nafkah sayang..
Jaga diri dan kesehatan selalu yah..
Comments
Post a Comment