So easy to be with..
"If it's the right person, it's easy.."
Ah aku terlalu geli berkata jatuh cinta. Jatuh cinta padamu? Ah sudalah Cheesy banget.
"Sayang, komitmen dan pengorbanan"
Jalan pasti susah, tapi ketika aku tahu orang itu adalah lelaki yang saya inginkan, seharusnya, apapun yang terjadi, akan mudah..
Dan aku maunya kamu, Riario ku sayang..
Kalo nanyanya diri sendiri ya.. fall for and loving you is as easy as breathing.. semua bisa begitu menyenangkan. Mengalir begitu saja. Aku tak ingat jelas di titik mana sebenarnya aku mulai jatuh ke hatimu. Saat kau semakin larut sering nyaman bersandar di bahu ku kah ?
Bahkan ketika aku tahu jalan kedepan begitu terjal dan tak pasti. Bahkan ketika badai tak kunjung reda. Aku masih dengan mudah dan entah bagaimana justru semakin bertambah kadarnya, ya aku sayang kamu. It so easy for me..
"I dont know how about you?"
Mungkin berat, mungkin kah menjadi beban kadang. Entahlah..
Yang aku tahu aku menyayangimu dengan sederhana dengan caraku sendiri yang kadang random dan childish.. dalam diamku, dalam bawelku, lewat senyum dan tawa senangku, terpatri di raut cerah wajah dan binar mataku, aku makin tak kehabisan energy.. meskipun sakit seringkali menggerogoti tubuh.
Aku memilih kamu. Dari para lelaki yang ada dan mendekat. Aku pilih membuka pintu dan mengajakmu masuk ya kamu. Aku membiarkan kamu bersandar di bahu ku, leyeh di pangkuan ku, tidur erat menggamit jemari dan tubuhku..
kata dan kritik dan nasihatmu kudengar. Dan aku berusaha sayang. Aku berusaha memantaskan diri tuk disampingmu. Walau itu ga gampang, walau aku belum selesai dan mungkin butuh waktu panjang.
Walau tak semua berkata manis akanmu, dan beberapa orang terdekat justru komentar tak menyenangkan dan mempersalahkan kewarasanku yang bodoh karena mereka sangsikan kamu ke aku. Mereka yang mengenalmu sebatas foto atau cerita dariku, namun menemui dan mengenalimu justru saat kau sedang bersama gadis lain, kekasih lamamu.
Aku memilih kamu. Dan aku mencoba bertahan dan perjuangin kamu. Masih. Selama kau memang pantas diperjuangkan..
Bila akhirnya aku yang salah menilaimu, dan memilihku biar itu jadi konsekuensi ku sendiri. Aku hanya berusaha percaya kamu dan komit pada apa yang sedang kita bangun..
Pengorbanan. Ah tak terhitung rasanya. Bagiku, dimataku kita telah sama-sama berkorban. Waktu, tenaga, uang, dan lainnya..
Berkorban waktu, ilusi kehidupan yang nilainya berharga dan penting bagi kita manusia. Yang tak bisa berulang. Dan kita masih mau saling berbagi waktu untuk sekedar ada bagi satu sama lain, itu precious. Setiap waktu bersamamu itu precious.
Diluar, didepan jalan kita dan badai akan makin hebat sayang. Tak kuasa kita menahannya.
Sinih gamit jemariku sayang..!
Aku percaya aku bisa, aku akan kuat dan baik saja, kita gak akan apa-apa.
Kamu harus percaya juga sayang.. kamu kuat, jadilah lelakiku yang tangguh dan kuat, tak mudah doyong diterjang badai. Ada aku yang akan menopang dan memastikan kamu ga jatuh ke jurang, atau aku yang akan menarikmu keluar dari jurang. Aku yang akan dengan bawel namparin kamu balik ke kenyataan, supaya bangun lagi. Aku ada, kamu harus kuat sayaang. Apapun yang kamu hadapi di depan nanti. Kamu bisa. Aku ada. Aku ga kan kemana-mana selama harimu masih menggamit erat jemariku.
"Aku ngeliatnya sih jalan kita masih luris lancar aja. Belom ada hal-hal yang segitunya menghadang dan kan mempersulit laju kita.." - Biangkerok, baturaden, Juni 2016.
Kamu percaya itu? So let see with positive light babe.. kalo kamu ga percaya aku, percayalah pada kepercayaan dirimu sendiri.
Selamat malam kamu..
Comments
Post a Comment