Outburst
Kita pernah berjanji percaya..
Quesera Sera..
And that, Perubahan itu nyata..
Jadi jangan khawatir atau takut akan perubahan, hadapi yang bisa di hadapi, jalani yang harus dijalani. Walau terkadang hidup ga melulu berjalan seperti rencana dan maunya kita..
Tapi hari ini aku tak tahu lagi yang mana yang harus dipercaya darimu sayang.
Kamu minta ku jangan khawatir, bahwa ga ada yang perlu di khawatirkan. Bahwa semua baik-baik aja. That you'll stay be with me for a very long time..
Tapi aku pernah kepo dan khilaf.
Nyatanya yang kau kata ke dia hal yang jelas berbeda. Sungguh sebaliknya. Aku coba bertenang dan berkata pada diri sendiri.. kamu hanya coba menjaga kedamaian. Aku cukup percaya kamu.
Kamu minta maaf. Dan dengan gampang aku maafkan.
Tapi aku ga lupa.
Keraguan itu mulai tumbuh.
Dan detik ini aku tak tahu yang mana saja darimu yang masih bisa ku percaya. Karena banyak bohongnya kamu..
Baik saja? Lalu apa yang terjadi? Kamu ga baik saja dan kamu bohong..
Kita akan baik saja ? Ah aku lebih percaya katamu padanya.. kamu cuma main-main denganku ga lebih, bulan depan bisa aja putus.
Dan aku stuck. Marah. Sedih. Kecewa. Merasa bersalah. Khawatir. Semua campur jadi satu..
Aku ingin marah dan segera berkemas pergi . Aku ingin menyalahkan mu atas banyak hal..
Tapi ini bukan sepenuhnya salahmu. Kamu pun sedang tak baik saja. Kamu sedang bersusah juga.
Dan kamu butuh waktu untuk kembali di kakimu dan lebih hebat lagi. Kamu tak ingin aku disana katamu, kamu khawatir menyakitiku, juga kehadiranku hanya akan membebanimu..
Dan ya. Aku akan sangat membebanimu dengan kekhawatiran ku, dengan perhatian dan kepedulian ku yang makin lama akan semakin memuakanmu..
Aku khawatir, makanya aku belum sanggup pergi dan ga nengok balik.
Lalu aku harus apa sayang?
Aku tampak menyedihkan dan bodoh ya seperti ini. Aku terus saja menyimpan tanya sendiri. Tanya yang aku ragu bertanya, karna nanti kau takkan jawab juga..
Sayang..
Dengan semua kata dan sikap dan waktu yang telah kita lalui. Jawab aku sayang.. tolong beri tahu aku sesuatu yang selama ini terlalu takut ditanyakan padamu.. jawab aku dengan jujur sayang..
'Pernahkah kau mencintaiku ?'
Comments
Post a Comment