Quesera Sera
Quesera Sera....
"What Will be, Will be.."
Berulang kata itu termantrakan, hingga aku terbiasa, terhapal, terngiang di isi kepala dan alam bawah sadar ku, terbiasa bibir berucapkan mantra itu..
Yah. Quesera Sera..
Menjadi mantra special yang kini menginspirasi langkahku, mengingatkan ku akan seseorang, orang yang seiring waktu dihabiskan bersama mengambil tempat special di hidupku.. menginspirasiku..
Kita hanyalah anak-anak Tuhan. Manusia hanya bisa berencana, dan selanjutnya serahkan ke Tuhan.. karena Dia lah sang sutradara utama, ya hanya dia yang tahu, menuliskan dan menggenggam skenario kehidupan..
kita manusia sebagai aktor memerankan Lakon saja. Saling berdramaturgi. Bersandiwara dan berakting mengikuti saja..
Aku bisa bermimpi dan berharap tentang masa depan. Masa depan dimana kamu ambil bagian disana.. kamu pun boleh saja berharap dan berjanji akan tetap tinggal, tak meninggalkan dan menyakiti seperti kisah lain ku yang lalu.. Boleh saja. Sah-sah saja..
Biarpun itu, kita tidak terbang terlalu jauh dari daratan..
Kita telah mengamini bersama, bahwa 'Perubahan itu pasti terjadi'..
Sadari apapun bisa saja terjadi, tak ada yang abadi kan?!
Karna skenario hidup hanya Tuhan yang tahu. Kita tak tahu apa yang terjadi besok, lusa, bulan depan, satu atau puluhan tahun dari sekarang.. jadi seperti yang kau ajarkan padaku bang, "jangan menuhankan harapan!"
Kita tak tahu apakah besok kita masih bersama, merajut cerita yang panjang atau malah angin menjauhkan kita, membawa kita saling membenci dan merusak kehangatan milik kita yang sekarang ini.. kita tak tahu. Tak tahu kemana arah angin membawa..
Aku pun berusaha selalu mawas diri, menahan diri agar tidak terjatuh dalam kegilaan perasaan. Tetap menapak di tanah. Melek pada sekitar. Tetap hidup seperti biasa. Mencinta dengan biasa saja, sekedarnya..
Kita biarkan saja.. berjalan beriringan mengikuti arah anginnya. Dengan ritme langkah yang santai perlahan. Membawa perbekalan sekedarnya saja. Saling menjaga.
Jalan saja, percaya saja Tuhan tahu yang terbaik..
Kita hanya bisa berencana, berharap, berusaha dan terus mendoa..
Biarkan waktu membuka tirai pementasannya.. menyetel lagu latar.. menunjukan jalan ceritanya..
Jalani saja hari ini, apa yang kita miliki dan bisa dinikmati saat ini. Hargai waktu bersama yang kita punya. Kamu dan aku..
Usah memusingkan mistery masa depan.
Yang terjadi maka terjadilah..
Quesera Sera...
Comments
Post a Comment