Tentang menjadi bahagia namun tidak ketergantungan..

"..Okeh berapa hari ini kamu seneng, kamu bahagia karna aku. Aku pun seneng karna itu. Tapi coba sehari atau berapa lupain kalo aku ada, jalanin hari kamu kaya biasa, sibuklah tetap bersenang lah.."

Ah mari kita berbicara soal berbahagia dan ketergantungan..

Ya aku Amini bersamamu jelas itu menyenangkan. Dan memang bagian favorit dari 24 jam waktu seharian ku..

Tapi tenanglah Abaang, diluar waktu bersamamu aku tetap menjalani dunia dan aktivitasku kok. Menghabiskan waktu bersama teman kuliah, makan bareng dan menggila bareng anak kosan, bertualang dg temen2 organisasi, nongkrong bareng kenalan dan sahabat dari luar kampus,  tenggelam dalam ruang virtual laptopku juga masih..

Aku pun berusaha untuk tidak sepenuhnya mendewakan kamu, bergantung padamu. Berusaha tetap mawas diri dan menapakkan kaki ke bumi, bersandar seperlunya saja..

Cuman ya mungkin kesenangan bersama mereka bagian dari duniaku itu sudah terlalu biasa, karna dah jadi kebiasaan juga dan euforia ku pun tak sebegitunya untuk membaginya ke seluruh dunia. Hahaha..

Mungkin karna kamu baru. Mungkin karna aku lagi keranjingan asmara yang mereka sebut kasmaran, hahaha.. ya jadilah begini..

Atau mungkin karna bagiku kamu adalah bagian favorit aja buat dibuatkan cerita khusus.

Tenanglah tenang..
Aku pun tak ingin menggantungkan seluruh kebahagiaanku padamu seorang, nanti kamu jadi beban atau malah kamu jadi jumawa.. kan berabe itu

Kita dua individu berbeda, dengan dunia dan latar belakang berbeda.. yang disetting oleh Tuhan untuk saling berpapasan jalan, bertemu dan saling bersisian di jalan kehidupan. Quesera Sera, kita ga tahu kedepannya gimana, akankah kita terus bersisian jalan bareng atau ternyata ini hanya persinggahan pertemuan sejenak sebelum kita berjalan lagi ke arah yang berbeda, kita ga tahu..

Biarpun kini kita sedang bersisian, membuka dan membagi diri kita satu sama lain.. bukan berarti kita jadi lupa diri dan lupa dunia kan.

Kita tetap punya dunia diluar dunia kecil yg lagi kita sama-sama bangun bareng ini.. dunia kita pribadi. Dunia aku dan kamu.

Kamu sibuk dengan duniamu. Aku pun dengan duniaku.. akan ada waktunya kita sama-sama menyisihkan sedikit waktu buat bersama, berdua dan Triiing..! Kita bangun dunia kita.

Ga perlu semua waktumu buat aku, ga perlu semua waktuku buat kamu.. secukupnya aja ya Abaang..

Kita berbahagia saat bersama. Dan kita juga bisa berbahagia walau sedang berjauhan.

Yang penting saling percaya, dan aku percaya kamu baik-baik saja dan menikmati harimu di manapun kamu berada detik ini saat kamu membaca ini..

Comments

Popular posts from this blog

hollow

a long time needed journey

now i know