Belajar jujur lewat blog
Mungkin lama-lama kamu akan merasa aneh juga dan bertanya-tanya juga, "kenapa?"
Kamu di dekatku, di depanku, di sampingku, di belakangku tapi aku masih saja berbisik kejujuran lain selain yang ku kata, tentang kita, ya lewat tulisan-tulisan di blog ini yang bahkan aku sendiri terlalu malu untuk membacanya..
Kadang lidahku terasa Kelu dan otakku berpendar harus apa lagi yang diperbincangkan..
Yah aku bukan orang yang terlalu spontan mungkin, aku pemikir introvert yang seringkali overthink everything dan kudu memetakan dan menganalisis sendiri informasi yang ada sebelum aku berani berbicara, bertindak..
"Think about worse case scenario", you said.
Aku butuh waktu sejenak untuk berkontemplasi dan menentukan masak-masak pilihan yang ku punya.. sekaligus re-charge energi..
Aneh kadang ya ketika aku mengaku seperti itu ketika yang lingkaran perkawanan ku di kampus dan di sekitarmu, mereka tahunya aku yang bawel, banyak omong dan banyak cerita. Mereka bakal bilang mustahil seorang aku menjadi kalem pemalu.
Hah, mereka tak tahu saja!
Kamu mungkin merasa ga ngapa-ngapain, tapi aku belajar banyak dari kamu juga. informasi, wawasan dan pengalaman yang aku dapat dari kamu aku simpan di penyimpanan lalu aku pilah dan petakan lagi, ku dalami bila itu menarik dan bermanfaat kadang, dan pada saat-saat tertentu mungkin aku bagi atau terapkan..
Begitupun dengan cerita di blog usang ini. Cuplikan kata, cerita, perjalanan, pengalaman, perasaan yang aku nikmati bersamamu.. sedikitnya coba ku bagikan disini, memandangnya dari kacamata ku sendiri. Sedikit kejujuran yang coba ku buka dan bagi kepada selain diriku sendiri.
Saat kamu bilang "aku dah buka dan baca blog mu"..
Oh tidak, malu banget rasanya. Aku berharap bumi menelanku saat itu juga..
But you sooth my nerve..
Aku yang menganggap ini ya curhatan kekanakan ku saja awalnya sungguh gelagapan harus apa..
Tapi kamu malah nikmatin itu, kamu malah berterimakasih dan mengapresiasi aku. Dan malah memintaku untuk jangan menghapus ini, biarkan tulisan ini jadi monumen yang bisa kita nikmati di masa depan..
Sekarang? Kamu malah pembaca nomor satu dan mungkin satu-satunya blog ku. Hahaha..
Aku pun makin getol nyari inspirasi buat nulis. Entah apa. Walaupun kalo kamu buka blog itu di depanku persis aku langsung tersipu dan malu. Ah..
Tapi ya sudahlah.. ini satu dari caraku berusaha belajar jujur dan terbuka padamu. Seperti yang kamu harapkan akan keterbukaan satu sama lain antara kita..
Semoga menikmati
Comments
Post a Comment