Malaikat juga tahu

Lelahmu... jadi lelahku juga
Bahagiamu...bahagiaku pasti
Berbagi takdir kita selalu
Kecuali tiap kau jatuh hati

Kali ini hampir habis dayaku
Membuktikan padamu ada cinta yang nyata
Setia hadir setiap hari
Tak tega biarkan kau sendiri
Meski seringkali kau malah asyik sendiri

Karena kau tak lihat
Terkadang malaikat tak bersayap
Tak cemerlang, tak rupawan
Namun kasih ini, silakan kau adu
Malaikat juga tahu
Siapa yang jadi juaranya.....

"...Mereka yang tidak paham dahsyatnya api akan mengobarkannya dengan sembrono. Mereka yang tidak paham energi cinta akan meledakkannya dengan sia-sia.
Dirinya bukan malaikat yang tahu siapa lebih mencintai siapa dan untuk berapa lama.
Tidak penting.
Ia sudah tahu.
Cintanya adalah paket air mata, keringat, dan dedikasi untuk merangkai jutaan hal kecil agar dunia ini menjadi tempat yang indah dan masuk akal bagi seseorang."

Ya. usah tanyakan siapa lebih mencintai siapa dan lamanya umur cinta itu. Tak perlu. Tak penting bagiku. walau mungkin itu hal penting baginya.. ia yang sekian lama memilih mencintaimu dengan caranya sendiri, namun selang waktu ini kau berusaha lepas darinya tuk bersamaku. itu past sangat menyakitinya. rasanya pasti sakit. terkhianati harapan yang terlampau besar akan cinta. aku tahu. aku minta maaf. aku pun tak tega, jujur. aku tak pernah bermaksud merusak kebahagiaan orang lain karena kehadiranku. namun yang terjadi ya , aku mengambil kebahagiaannya, itu kamu.. andai aku bisa berjumpa, aku pun ingin meminta maaf akan itu.

tapi aku pun egois. aku bukan lah malaikat sempurna yang begitu baik dan nampak sempurna seperti itu. aku manusia biasa. dan sebagai manusia yang terlahir dengan ego yang besar. ego yang selama ini bertahun aku selalu coba tekan.

tapi kali ini. kamu. aku ingin sekali saja bisa egois.

Bukan. aku bukan menginginkanmu.

aku membutuhkanmu.
aku butuh orang seperti kamu. iya.
tapi aku ga mau harus berkelana lagi tuk mencari sosok sepertimu. karena itu takkan sama sayang. Itu bukan kamu.
aku maunya kamu.
aku dah mutusin tuk berhenti di kamu.
dan ya, aku butuh kamu.
aku ingin bisa menjagamu tuk waktu yang sangat panjang..

tuhan, aku ingin egois. sekali saja..

tuhan ijinkan aku menyimpan dan menjaga kebahagiaanku tuhan. kali ini saja,permintaan ini saja, tolong kabulkan tuhan. aku memohon..

pun aku tak bisa segampang itu menjadi egois, saat bertahun ku tempa diriku tuk menjadi sosok yang selfless.

keadaan sedang tak bersahabat dengan kita sayang..

bersabarlah sayang..

yang kuat lah sayang..

bertahanlah.

bila ternyata semesta sedang berkonspirasi melawan kita bersama untuk saat-saat ini. maafkan lah sayang. jangan merutuki apa yang terjadi.

kita kan sudah mengamini bahwa Perubahan Itu Nyata..

pun ketika perubahan datang, kita harus siap ga siap menghadapinya. Usah berkesah.

Bila kau rasa memang tak ada jalan lain selain melepaskanku sejenak. maka pergilah sayang..

lepaskan bila kau rasa itu yang perlu kau lakukan, bila kau pun mampu menemukan ketenangan, kenyamanan dan kebahagiaanmu di tempat lain. bila kau bisa bahagia, pergilah saja. usah tengok keadaanku..

pun memilih bersamamu bukanlah keputusan sebentar dan tergesa-gesa yang ku lakukan. butuh waktu yang tak sebentar untuk berdamai dengan diriku sendiri, my moral dan persepsi dunia sekitar akanmu, akan kita bila bersama.

maka biarkan saja aku dengan keputusanku untuk memilih mencintaimu dengan diamku ini. dengan caraku sendiri..

aku pernah kata menyayangimu dengan sepaket adanya kamu, kurang lebihnya kamu, baik buruknya kamu, menyenangkan atau menyebalkannya kamu, ya itu kamu, cara fikirmu, gaya hidupmu, style fashion dan musik dan film mu, kebiasaan rokokmu, kebiasaan leyeh-leyeh dan skeptisnya kamu, aromamu yang campuran antara kucing dan rokok, berat suaramu. aku nikmati itu sayang.

aku membebaskanmu dengan hidupmu, dengan caramu menjalani dan menikmati hidup.. sama seperti kamu yang membiarkanku menjadi merpati bebas yang bisa terbang tinggi diatas langitmu.

kamu tahu cerita tentang getirnya kisah perjalananku. tentang jatuh bangunnya asmara yang pernah ku jalani. aku pernah cerita sayang..

kejatuhanku ya mengajarkanku banyak hal, untuk tidak sepenuhnya mendewakan pasangan, untuk berharap dan mencintai sekedarnya saja. untuk bersandar yang tetap menapak ke bumi, biar saat kamu pergi aku ga akan sebegitu gampangnya linglung jatuh ambruk.

keputusanku memilihmu pun diiringi dengan penerimaanku akan apa yang mungkin saja terjadi. hidup ga akan pernah seindah Fairytale kan..

Cinta akan sepaket dengan air mata, keringat dan Dedikasi panjang.. pahit getirnya,kelabunya malam berkabut tanpa langit berbintangmu. dan ku fikir itu pasti. aku fikir harus siaga dan siap saat menjalaninya.

walau nyatanya saat itu akan terjadi aku tetap sesak, aku tetap skait. aku tetap akan jatuh bangun buat beranjak lagi. tapi selama ini pendampinganmu di sampingku sempat membuatku yakin bahwa kamu akan selalu ada disana. bahwa jatuh bangun, pertengkaran dan masalah yang akan terjadi pasti bisa bertahan, justru akan menjadikan kita semakin kuat. aku pernah percaya itu.

dan aku masih percaya itu.

walau dalam kondisi ini. aku ga tahu lagi.

aku benci melihatmu menderita seperti ini. masalah yang tak kunjung reda sejak dunia tahu kau memilih bersamaku. aku merasa bersalah karenanya sayang.. aku tak tega akan sakitmu ini, betapa semua ini membuatmu harus tersiksa sendiri.

bila dengan melepasku kan sedikit meringankan beban masalahmu.
bila tanpaku, kamu akan baik saja dan melanjutkan hidupmu dengan tenang dan bahagia lagi. biarlah..

lepaskan saja sayang.
aku tak mengapa..

Ya, ini menyakiti ku. ini menyesakkanku. dan aku pun menulis ini sambil menahan sesak di dada yang entah karena sakitku atau karena luapan emosi; sambil menahan berat sakit kepala ku tiba-tiba, sambil menahan air mata yang tak tahan mencoba menerobos keluar. tapi takkan ku biarkan. takkan ku biarkan kamu melihatku menangis karenamu..

aku tahu itu akan semakin memberatkan langkahmu. aku tahu kamu pun benci melihatku lemah skait atau bersedih, kamu takut aku kehilangan sinarnya.

dan tidak sayang, aku harap aku takkan meredup karena itu. kamu tahu aku jago kamuflase kan. maka tenanglah saja. bertahun au membangun topengku. dan tak pernah membiarkan seorang pun melihatku benar-benar telanjang melihat isi kedalaman diri dan jiwaku. belum pernah sebelumnya, hingga aku ketemu kamu. dan kamu cuma kamu yang tahu apa aja yang terjadi.. tolong simpan itu sayang.

melangkahlah sayang dengan tubuh yang tegap dan langkah yang pasti. ambil jalanmu..

temukan kebahagiaanmu sayang.

dan kamu kan tahu aku sedikitnya akan ikut bahagia melihatmu hidup baik saja dan bahagia disana. dimanapun kamu berada.

aku cuma ingin kamu bahagia kan sayang..

malaikat pun tahu inginku ga muluk-muluk untuk itu. aku sesimpel itu..

aku kan bahagia kalo kamu bahagia.

yah kamu tahu aku lah.

aku tetap akan begini. disini. menjagamu mencintaimu dengan caraku sendiri. malaikat kesiangannya kamu. haha..





Comments

Popular posts from this blog

hollow

a long time needed journey

now i know