Hectic!

Damn.. it's tiring!

Setelah sekian hari yang hectic yang bikin gue abstain nulis buat blog ini entah karena sibuk, ga ada waktu, ga ada ide atau terlalu malas dan capek buat nulis..

Yeah damn right..

Kok bisa kaya orang lelah banget ? Ngapain aja?

Entah. Embuh ya..
Rapat ini itu, tugas begana begitu, harus cauu kesana kesitu, menggarap ini dan itu.. yah pokoknya begitu. Hahaha

Aslinya sih bukan kerjaan yang terlalu berat, biasa aja. Hanya agak padat dan aku nya yang masih ga bisa manajemen energy ku..

Aku lelah, badanku capek, mataku ngantuk, sakitku mulai kambuhan lagi..

Duh banget!
Aku lagi lemah banget..

Ya tidak smua hal yang dilakukan itu melelahkan memang..

Kamu. Bersama kamu, lelaki baik kesayangannya aku.. adalah part yang menyenangkan nya.

Ya sedang banyak waktuku yang sengaja ku luangkan untukmu. Untuk bisa bersama kamu. Untuk bisa bertemu kamu. Untuk bisa menemani kamu.

Dan aku yang mungkin agak kepedean ini sedang merasa kalau ini, kalau kamu lagi butuh.. butuh puk-pukan dari aku. Dan yaaa.. aku harus selalu siap pasang badan untuk merengkuhmu dalam kondisi apapun kamu..

Kamu sedang mengalami drama tak menyenangkan yang terpaksa membuatmu jadi uring-uringan, hingga terkena serangan kecemasan yang parah. Aku khawatir sayang.. aku khawatir akanmu..

Dan kalau mau sedikit jujur, aku agak iri agak cemburu dengannya yang bisa bikin kamu jatuh bangun mengkhawatirkannya..

Kalau mau jahat dan egois. Aku maunya bilang ya kamu punya nya aku, dan pinginnya ya dia bisa nemuin orang lain lagi dan segera lepaskan kamu.. karena dalam posisi ini aku bingung. Aku berasa hopeless. Aku kekasihmu tapi kadang lebih berasa kayak intruder dalam drama kisah kamu dan dia, dan itu bukan perasaan yang menyenangkan..

Tapi nggak. Aku ga mau jadi seegois itu. Aku ga mau jadi orang yang jahat juga bagi dia yang begitu kamu pedulikan..

Ga berhak aku memaksamu menghapus dia. Dia adalah bagian dari kamu. Dari hidup kamu. Yang ambil peran panjang waktu berada di sampingmu sebelum aku..

Aku pun ga akan bisa jadi raja tega kayak gitu. Nurani ku pun ga akan bisa ngebiarin orang lain harus hidup menderita dalam perangkap dan keterpaksaan kayak yang kamu ceritakan apa yg terjadi padanya. Aku ga akan bisa.

Cuman aku yang gatau apa-apa. Cuma bisa berada di belakangmu mendekapmu saat lelah dan lemah, mensupport semangat kamu agar ga gampang give up atas apa yang kamu coba perjuangkan. Aku berdiri di belakangmu untuk mendorong maju sayaang. Aku disampingmu untuk menemani dan memberitahumu jalan saat kamu sedang tak ingin begitu sendirian. Aku yang ingin ada di depanmu, bila terjadi suatu hal atau orang buruk yang ingin menyerang mu saat kau sedang tak siap.

Ah. Sok banget sih pit. Kaya bisa aja kayak begitu..
Pikirin aja badanmu! Istirahat! Pikirin sakitmu yang ga sembuh-sembuh..!!

Ah

Kamu tahu aku sayaang.
Kamu tahu aku orang yang terbiasa nyimpen dan nutup sendiri segala sesuatunya. Aku yang selalu pasang face dan topeng biasa aja. Kaya hidup ini terlalu biasa aja, ga ada yang begitu masalah, ga ada kata sakit,, ga pernah kehilangan energi. Ah kamu tahu. Dan itu menyebalkan bagimu yang kadang tak bisa menebak keresahan dan kesakitan ku.

Maafkan sayang, maaf aku masih sulit jujur..
Bukan aku tak percaya atau tak nyaman padamu. Bukan itu.
Aku cuma tak ingin membuatmu cemas dan merepotkan kamu. Aku ga mau menambah kekhawatiran yang sedang penuh sesak kamu rasakan dan hadapi saat ini.

"Aku gapapa kok sayang
Aku kuat kok.
Aku baik-baik aja.
Aku sehat kok.
Kamu jangan khawatir ya.."

Kamu lebih butuh aku sayaang. Gantian aku yang harus jagain kamu. Bukannya kamu yang harus khawatirkan aku..

Hanya saja maaf aku sedang tak bisa se-energik biasanya. Ada kelesuan dan lunglai dalam gerak dan diamku. Aku lebih gampang lelah kantuk suntuk dan tak fokus dalam pendampingan ku..

Maaf aku tak tahu bagaimana harus menghibur dan menenangkan rasa cemasmu itu. Maafkan..

Aku berasa hopeless dan helpless..

Aku cuma berharap dan bisa berdoa agar badai cepat berlalu bagimu dan dia.. kamu bahagia lagi. Dia pun bahagia lepas dari segala permasalahan dan problematika di drama kehidupannya, dia nemuin laki-laki yang bisa seimbangi dan membahagiakannya juga..

Aku pun dengan segala kekhawatiran dan kecemasan ku atas ketakutan akan kehilanganmu untuknya.. hanya ingin bahagia. Aku sedang bahagia saat ini. Bersamamu. Hal mewah, kemanjaan mewah yang kamu sodorkan yang bikin aku hidup dan cerah lagi. Akhirnya aku nemuin rumah dan kekuatanku ya lewat kamu. Aku ga lagi jalan sendirian. Aku Nemu partner yang semoga aja seimbang, yang bisa diajak bangun teamwork buat hidup kita yang panjang. Aku hanya ingin bahagia. Dan aku yang tengah menemukan kebahagiaan mewah ini di kamu. Aku takut kehilangannya. Aku ingin menjagamu untuk waktu yang teramat panjang.

Aku percaya badai akan segera berlalu dan Surya akan cerah lagi. Dan semoga kita adalah survivor yang hebat untuk melewatinya hingga akhir..

Comments

Popular posts from this blog

hollow

a long time needed journey

now i know