Sepeninggal malam
Malam ke sekian di posko KKN pagenteran kecamatan Pulosari Pemalang. Suasana masih begini. Malam siang pagi masih sama dinginnya. Langit dan kabut pun silih berganti. Sungguh jarang aku membertemui cahaya matahari di tempat ini.
Di sela waktuku disini, banyak waktu wajah dan kenangan akanmu terbayang Abang. Mungkin aku rindu. Biarin aja yah..
Apa kabarmu sekarang bang ? Sudah lebih baik kah kau menata hari rumah dan hidup ? Sudah produktif kah waktumu dalam sehari ? Apa kabarnya ujian sertifikasi diving mu ? Akankah kau benar akan belajar kayak ? Apa kabarnya ayah dan ibumu ? Akankah mereka menerima kabar baik perubahan status lajang mu di tahun ini ? Lalu apa kabarnya ia? Sudah sehat dan bahagia kah ia ?
Begitu banyak tanya Abang. Semoga jawabannya semuanya positif yah..
Ingin ku sederhana. Kamu baik saja dimanapun kamu adanya sekarang.
Aku rindu Abang .
Rindu menatap dan belajar perbintangan lagi denganmu. Menyelotehi dan mengkomentari masyarakat kita yang sakit, dunia yang keras, setuju dan tidak setuju atas isu yang sedang hangat. Tentang psikologi dan logika kita yang berbeda. Bertukar isi otak dan pengalaman. Menertawai dunia yang kadang pedas. Atau kita yang memang tukang komentar tapi sedikit berbagaimana bagaimana..
Intinya aku memang rindu kamu. Partner diskusi dan tukar otak. Jarang-jarang aku bisa enak nyambung ngobrol lagi Ama orang tua tanpa merasa rendah atau kopong.
Hariku ?
Aku baik saja.
Kulewati hari dengan kembali menjadi Fitri yang petakilan. Si serius tapi sok ramah. Lebih banyak diam tapi kadang tetap berisik.
Aku mensyukuri saja apa yang ku punya. Waktu dan segala hal untuk diriku sendiri. Termasuk KKN ini. Walau ada aja selentingan kesal tapi yaudahlah yaa..
Aku tak ingin mengeluh apa yang tidak ada atau berandai semata. Tak baik lah. Cuma bakal bikin diri tak tahu diri dan tak bersyukur. Buang-buang waktu dan energi .
Aku Nemu Genk petakilan disini bang. Dan mengingat lagi teman2 lama yang tertinggal di banteran mana.
Dan aku merasa malah harus merajut lebih banyak teman dan saudara lagi. Mengembalikan semangat organisasi dan kekepoanku.
Ada yang sempat melempem saat dulu terlalu asik dengan yang namanya cecintaan.
Anyway. Disini tak ada pemuda desa tampan masa bang. Pemuda pemudi usia ku disini sudah punya buntut semua. Yang nyisa tinggal anak pa kades nih. Lagi kuliah di UNY. Tapi aulah...
Aku sudah tak lagi berkabar dengan mas deskon . Yang kutahu sekarang dia semakin sibuk dengan kerjaan dan tawaran manggung. PYI mengudara lagi.
Yah Alhamdulillah bagus lah. Semoga ia sudah lebih baik sekarang. Juga Lennon sehat saja
Sesekali aku ingin tau kabarnya kembali. Tapi ego ku tertahan. Aku ragu akan mengganggunya.
Yah sekilas. Begitu. Hariku. Tak banyak tapi aku mensyukurinya. Aku menikmati. Aku senang
Comments
Post a Comment