Tentang sejarah yang tak kan berulang
Hari ini hari pertama di tahun 2017.
Dan ini malam terakhir aku ada di rumah ini. Bersama keluargaku. Dan selanjutnya akan merantau balik ke Purwokerto.
Purwokerto.
Rumah kesekian ku. Persinggahan panjang ku.
Kenyamanan, kesenangan, pendewasaan juga pembelajaran berharga ya disana.
Tempat dimana transisi dan transformasi ku berlangsung. Segala tawa, sedih, bahagia, kesederhanaan juga pahitnya patah hati ya pernah terjadi disana..
Yap. Purwokerto adalah chapter berharga dari perjalanan hidupku untuk menjadi seorang aku.
2016 punya banyak cerita hebat.
Tawa paling kencang, juga tangis paling deras mengalir disana.. kembalinya trauma dan hantu masa lalu sempat muncul lagi. Perasaan hebat dan berharga karena dimiliki dan dicintai seseorang yang hebat. Hingga kesedihan mendalam atas patah hati yang juga hebat..
2017.
Biasanya di pergantian tahun ku berlalu begitu saja. Keluargaku tak seru. Tak pernah ada apa-apa memang.
Resolusi ? Ah tak penting itu bagiku sebelumnya..
Aku biasanya tak pernah tau arah hidupku pula. Kegelapan di depan mata.
Kini?
Aku yang di 2017 bukan aku yang diawal 2016 lalu. Aku sudah berubah biar sedikit.
Hari ini..
Aku akan berusaha membangun diri ku lebih dan lebih. Menjadi pribadi yang lebih baik, produktif, dewasa, mandiri, percaya pada kekuatan sendiri dan mengejar mimpi juga tujuanku..
Kehilanganmu Abang membuatku sadar banyak hal. Tentang hidup, tentang menjadi perempuan, tentang diriku sendiri, tentang cinta. Tentang menjadi kuat, jangan melulu untuk orang lain. Tapi bangunlah kekuatan diri sendiri.
Aku ingin koreksi kehilangan. Aku tak kehilanganmu, karna nyatanya aku pun tak pernah benar memilikimu. Kamu adalah manusia merdeka. Bukan kepunyaan, bukan properti atau barang yang bisa di claim.
Kamu ada, dan bertahan di samping aku panjang ya karena ingin ada disana. Dan aku ingin kamu ada. Karena aku kata aku mencintaimu.
Dan cinta..
Bukan seharusnya egois tuk memetik dan mengkerangkeng keberadaannya. Yang terjadi ia akan layu, membusuk dan mati.
Dan untuk mencintai.. kita memang harus saling melepaskan.. membiarkan satu sama lain tumbuh dan berkembang menjadi versi terbaik masing-masing..
Karena aku pun tahu, selama ada kamu. Aku akan terus berharap bisa cari perlindungan dan kekuatan dari kamu...
Dan aku tahu, tahu kamu pasti kecewa..
Ternyata aku bukan seperti.perempuan kuat yang kamu fikir aku.
Nyatanya dibalik facade kuat ku. Aku tetap anak perempuan kecil yang rindu dan ingin berlindung dan diberi perlindungan.
Benar kata..
Ada orang yang hadir untuk uji coba, ada yang sekedar mengetes.. ada yang datang untuk membukakan mata, ada yang memberi pembelajaran namun tak untuk tinggal, lalu ...
Dan Abang. Mungkin kamu ada di part itu.
Kamu datang ke hidupku untuk mengajariku. Menguatkan hargaku.. membimbing dan memberikan pelajaran lewat hadir dan pergimu..
Aku masih the pathetic girl.. yang menyedihkan..
Kelemahan terhebatku.. aku selalu sulit menghadapi sebuah perpisahan yang berarti..
Maka itu, perpisahan denganmu jadi pilu yang panjang bagiku
Hari ini. Aku sudah terima kamu pergi. Aku sudah takkan mengusik atau membertemui lagi.. mendengar nama dan wajahmu di sebut saja anehnya masih ada pilu dan enggan disana..
Aku tak benci kamu. Maaf aku pernah membenci dan menyalahkannya atas kepergian mu. Kesedihanku hanya ingin punya tempat menyalahkan. Sedang aku tak bisa menyalahkan kamu karna terlalu mencintaimu, karena dimataku kamulah yang terpenting.
Kini aku tahu.. apapun itu. Kamu pergi pasti adalah untuk yang terbaik.
Ini bukan salahku atau salahnya. Ini tentangmu.. yang tak mampu beranjak dan berbenah dengan hidup dan masa laluku sendiri tanpa melibatkan dan menyakiti orang lain lagi di sambil ya..
Karena kamu terlalu baik jadi tak mampu pergi.
Karena kamu pun tahu, satu-satunya jalan berhenti bertanggung jawab atas sakitnya adalah dengan pergi...
Karena aku memang bukan orang yang tepat untuk kamu saat ini.
Karena bersama kamu, aku malah berusaha menentang badai sendirian..
Karena bila bersama. Kita akan terlalu lenjeh, ingin bersandar terus dan akhirnya ngga kemana-mana. Kita ngga akan berkembang.
Dan mataku tak akan semelek sekarang a kan semua kekhilafan , kebodohan , kerja keras sia-sia ku juga..
Kamu ingin aku juga jadi lebih hebat. Lebih kuat dan dewasa..
Menjadi dewasa. Belajar mengurus diri sendiri, berdiri di kaki sendiri, bertanggung jawab atas diri sendiri dan menyembuhkan lukanya sendiri..
Aku masih menulis tentangmu bukan berarti gagal move on.
Aku tak butuh memaksa untuk move on. Aku akan move up..
Aku akan berfokus pada pengembangan dan mencintai diriku sendiri.
Kalau pada akhirnya mengingatmu masih jadi rutinitas kecilku. Itu hanya berarti biar bagaimana, kamu akan selalu hadir dalam wujud terkecil pun di hidupku.
Aku sendiri.
Dan kesendirian ini sedang bermakna sepi yang panjang..
Ya aku sepi.
Aku bingung harus menikmati sepi seorang diri, tapi aku tak kuasa.. aku bosan..
Lalu oleh siapa lagi harus ku bunuh sepi itu ?
Blog ini. Dulu pernah sering ingin aku hapus saja..
Tapi biasanya kamu yang balik marah dan melarang. Biar jadi prasasti bilakah suatu hari di masa depan kita akan menengok ke belakang.
Ku rasa diawal cerita kamu hanya senang begitu banyak ku puja.. membasuh ego mu..
Benar saja.
Hari ini. Blog tak penting yang isinya curhatan doang ini jadi bukti sejarah dan bahan renungan , ngaca dan objek pengen ngetawain kebodohan masa lalu.
Liat aja, postingan awal kan isinya soal KA gembel. Dan sekarang saat sukses nyambung tali pertemanan ngawur lagi Ama tuh orang. Aku sadar betul betapa bodoh dan menyedihkannya aku terlihat kalau itu. Baper pada orang yang salah. Padahal sadar diri banget masing-masing kita lebih cocok jadi teman.
Sekarang ? See...
Teman tapi manja...
Tak perlu ada ikatan palsu dan memenjarakan dan baper diantara kita.
Selama belum Nemu daratan atau pelabuhan yang tepat, buat apa menurunkan jangkar untuk menetap ?!
Life is top short AnD too precious for that.
Sedihku. Ku benar sudah teguh ingin berlabuh dan menetap di pulau itu bersamamu. Sepanjang perjalanan. Kamu satu yang pernah buatku ingin meninggalkan segala keriaan dan berhenti hanya di sosok kamu. Bagiku kamu cukup.
.Kamu mungkin bukan yang terindah. Bukan juga yang terbaik. Tapi kamu yang terhebat.
.
Tapi ternyata angin berkata bukan. Angin dan arus membawa kita pergi ke arah yang berbeda.
Dan sekarang aku masih menikmati ombang ambing lailutan ini.
Di satu sisi aku rindu menepi dan bertemu orang-orang. Disisi lain aku menolak membiarkan kapalku di kuasai lagi.
Seperti yang terjadi pada sejarah ku dan KA gembel yang hari ini sanggup ku tertawai kebodohannya dan melanjutkan hidup dan silaturahmi dengan lebih baik..
Ku harap suatu saat nanti, aku akan bisa bertemu kamu dan melihat sejarah kita dengan tertawa dan ringan hati juga.
Tak perlu jadi putus saudara.
Abang..
Dimana pun kamu. Baik-baik yah..
Kalau memang kamu kembali dan wujudkan mimpinya bersanding denganmu, maka kembali dan bahagialah kalian . Kalian cocok. Semua dunia tahu kalian. Jaga dia baik-baik.. jangan siakan apalagi menyerah padanya seperti yang kau lakukan pada kita. Km berhentilah menjadi lelaki kasar dan suka main kasar sama dia. Hargai ia sayang. Dia adalah wanitamu. Wanita yang kau pilih. Hargai, hormati dan lindungi dia. Bukan disakiti. Dan untuk melindungi kamu harus kuat, harus jadi lebih kuat dan perkasa dan mampu diandalkan...
Bila bukan dia. Dan kamu benar hanya menyelesaikan yang belum kelar-kelar juga..
Maka selesaikanlah segera..
Dan setelahnya hiduplah untuk dirimu sendiri.
Bersenang. Berteman. Find a girl, get married , have Satrio junior , etceteraa lalalakaa..
Tapi sebelum memulai yang baru. Pastikan kamu dan Caca sudah benar-benar selesai. Jangan buat wanita manapun merasa ia hanya nomor dua dan pilihan pelarian sakitmu dengan wanita lain. Ia akan sedih, terluka. Dan perlahan terkikis kepercayaannya untuk bersamamu..
Kita manusia sama saja. Pada dasarnya kita hanya ingin dihargai, mencari kenyamanan dan keamanan ditempat manapun yang mungkin.
Saat kamu tak bisa menghargai orang yang disampingmu dengan terus melihat kearah lain. Maka kamu tak layak ada disamping orang tersebut yang terus berusaha mencari perhatianmu dan berjuang mendampingimu..
Kamu belum layak berarti..
My Kidman. Dimana pun kamu. Jadilah dewasa seutuhnya. Tak hanya umur , namun segala aspek. Juga pertimbangan mata dan rasa orang di sekitarmu
Selamat malam
Comments
Post a Comment