Blues.. before it too late

Biru sayang..
Biasanya adalah warna kesukaanku. Warna langit saat cerah, warna yang kulihat di pantai memandang lautan lepas yang masih bersih dan jernih.. lepas, bebas, tenang, dalam.

Biru..
Warna yang sedikit banyak mengisi warna kamarku. Mulai dari warna cat kamar, gorden jendela, seprei, selimut, sarung bantal dan gulingku..

Tapi blues sayang, yang kali ini, tak Kusuka sayang..
Biru ini bermakna sendu, syahdu yang membawa kelabu. Rasanya hari-hari berjalan selalu dilingkupi awan mendung.

Aku sadar diri seorang escapist, mudah terbuai dan hilang dan memilih kabur dari perkara dunia. Memilih tenggelam melanglang buana dalam fantasi yang ku bangun sendiri, hingga lupa waktu tempat manusia. Hingga realita terasa terlalu membosankan untuk dihidupi lagi. Hingga aku hilang dan selabutku sendiri. Dan dunia akan mulai bertanya-tanya lagi kemana aku pergi..

Hilang dalam lamunan..
Daydreaming. Mimpi di siang bolong.
Berbicara sendiri..
Celos mata.
Fantasi liar.
Teman dan kerajaan imaji yang hidup dan double-eksis di hari-hari biasa..
Dinding kamar menjadi teman setia, konstan-ku yang membuatku sadar ada dunia luar yang masih harus dihidupi juga. Kuliah, organisasi, makan-minum..
Arena ku menciptakan mereka nyata..

Rasa-rasanya aku akan escape lagi sayang. Nampaknya malah mulai masuk fase itu lagi.

Aku meredup..
Sesuatu yang kamu sempat khawatirkan. Dulu..

Aku sadar aku mulai kehilangan pegangan lagi.

Tak ku sangka aku akan singgah ke zona ini lagi.
Setelah bukan sebentar waktu tuk struggle keluar dari ini. Setelah aku fikir aku temukan kekuatan tuk berdiri di kaki sendiri.

Malam-malam panjang menghantui disetiap tidur. Nightmare. Terjebak dalam Inception dan kadang ingin menjebakku tuk tak keluar dan bangun.
Hari-hari yang bosan sepi dan panjang. Semuanya berwarna Sepia, senja.. hangat memang. Tapi kehilangan warna lain yang membuatnya tampak excited. Membuatku ingin menghidupinya..

Dan roda waktu terus berjalan.
Tapi aku sedang stuck. Tak tahu harus berjalan kearah mana.
Aku berjalan. Iyah. Tapi aku sedang kehilangan roh yang membawa spirit tuk tak sekedar exist.. tapi juga untuk jadi Alive..

Aku tenggelam sayang..

Kepalaku sungguh berbahaya..

Terpaan anginnya kencang sekali sayang.
Mereka memaksaku untuk melepaskan genggaman dan melayang dibawa arus angin.
Dan aku takut sayang.

Aku takut tak lagi bisa terjaga dan kehilangan pandanganku akanmu.

Aku takut terlalu nyenyak dan takkan bangun lagi.
Aku begitu takut sayang.
Ketakutan yang menggerogoti tak hanya tubuh, hati, jiwa dan pikiranku telah diserapnya sayang.
Aku takut sayang..

Aku takut mereka menguasai ku lagi.
Aku takut kehilangan kendali atas diri lagi.

Aku ketakutan. Dan aku tak tahu harus apa pada siapa lagi.

Siang-malamku dihinggapi kengerian sayang.. tanganku meraba-raba sayang. Mencoba menggapai mu, jemarimu, genggam kamu, kekuatan dan kenyamanan ku di dunia nyata. Biar aku tahan godaan mereka sayang, biar aku tak mudah terbuai lepas meninggalkan realita fana sayang, genggaman yang mengingatkanku untuk kembali dan bertahan di dunia nyata.

Tapi kamu pun tak ada lagi sayang..
Jariku megap-megap menggapai udara kosong.
Di siang malam ini i struggle alone. Just hug myself. With a dream that you hug me so tight before i lost to the world..

Before it too late, and i lost the grab of Reality.

Tapi aku terlalu takut memohon sayang..
Terlalu takut kecewa untuk sekedar memintamu tampak nyata, genggam tanganku dan rengkuh tubuhku. Aku sudah sangat goyah sayang.

Tolong jangan tanya kenapa?! Karena aku sedang tak mampu berkata apa-apa lagi padamu. Aku tak mengerti pula bagaimana menjelaskannya padamu dalam bentuk yang logis.

I Dony wanna sound desperate or clingy or needy. But what else i can do. Im almost lost the grab of Reality babe. Please, just give me a minute. Stay with me. Beside me. For awhile. I need you..

Im too lost.
Im scared babe.
And im afraid you'll just hate it that im too needy of you.

But i dont have anyone who i could run to. In this case.
I dont believe in anyone.

Too hard.
Im afraid, everything' Will be too waste.
And you'll be too late to save me

Comments

Popular posts from this blog

hollow

a long time needed journey

now i know