Sometime, the precious is the one you held so close and dont wanna to share with anyone

Sometime..
Ada satu atau dua hal yang tak mampu digambarkan, kata-kata pun tak cukup mengungkapkan,,,
Ya sesuatu itu.
Kadang hanya bisa dirasakan.
Indah. Tapi lebih indah dari pemandangan taman bunga warna-warni.
Hangat. Lebih hangat tapi tetap tak membuat terik seperti hangat sinar matahari..
Lebih dalam. Dan dapat kau rasakan. Kau lihat pula mungkin, lewat hatimu.. ketulusannya..

Yah.
For something or another.
Ada hal-hal yang baiknya disimpan. Tak perlu dunia tahu. Entah karena tak rela membaginya pada dunia ataukah lebih nyaman disimpan jadi milik pribadi. Eksklusivitas. Seolah dunia milik sendiri. Dan aku makhluk special yang kau berikan semua ini.

Kini aku mengerti.
Ya, karena sesuatu yang dalam itu hanya bisa dirasa bukan dilihat atau didengar.

Mungkin sama seperti seberapa sering aku mendokumentasi gambar dengan orang-orang kesayangannya aku..
Penny, Retno, Desya, vitri, Yuli, johar, mas Iin, masbro Novan, ka asti, keluargaku di rumah, malaikat ku Arkan, anak-anak mayapada, kmpa, mapala13, semprulnya sosiologi, teteh lya, Azzah, ijaal, Revin, mr. Harry Potter, tamyam, ka Anis, Zara, Ita, wewe, Kiki, a' ajin, a' anan, zamirza, akbar, rezhari, Dea, Peggy, dianas, a' Adan, isal, ka bagus, mamas Mamad, Mamat, bahkan riario..
Tapi tak banyak yang mau aku bagi ke dunia publik juga. Atau beberapa bahkan aku tak pernah mau mempublish keberadaannya.
Tak perlu dunia tahu, mengerti. Toh aku dan yang bersangkutan saling tahu dan saling menghargai apa yang kita punya. Segala hal yang ada diantara kita.

Yah kadang aku masih suka insecure. Dan upload foto bersama di medsos kadang bisa bermaksud dua hal. Entah karena aku sedang insecure dan ingin pengakuan.. atau karena memang ada satu atau dua momen yang ingin diapresiasi.

Sama seperti aku yang insecure masih kadang upload foto aneh-aneh tentang Abang, sedangkan dia takkan dan memilih silent dengan alasannya sendiri. Ya itu hakku. Urusanku.

Maka bilakah kini sebaliknya, si aa masih menyimpan banyak koleksi foto bareng dan menjadikannya publish di medianya sendiri. Ya itu hak nya. Urusannya. Aku tak bisa dan memang tak akan melarang-larang..
Aku hargai apa yang kamu lakukan a..
Apa yang kamu beri dan upayakan untuk membuatku senang dan merasa special. Terimakasih.

Aku tahu itu upayaku memohon maaf dan menebus luka yang lalu.

Padahal menurutku tak perlu.

But, thank you nonetheless..

Maaf tak bisa menemui dan menemanimu lama. Aku sudah kata, aku sedang ada acara diksar. Maaf pula tak bisa menyambutnya datang pula malam sebelumnya.

Makasih ya udah jauh-jauh jengukin dan bawain apaan tahu nih banyak banget. Gowabyo aa..

Farewell..

Kereta sudah tiba. Kamu harus segera masuk peron a. Take care.

Hey. Apa yang kau lakukan?

Degh.

Cepat. Aku tak menduga datangnya.
Ia mendekap. Mengecup kening ku dalam dan lama.

Dan aku hanya bisa diam mematung. Karena kaget dan kikuk.

Sesaat kemudian.. ia menatap mataku dengan pandangannya itu. Aku tau ada sesuatu yang dalam dan tulus disana. Sesal, sedih, bahagia, entah apa lagi..

"Dan kamu jaga diri baik-baik, harus segera sehat. Kalo ada apa-apa bilang.. kalo ada yang jahat atau nyakitin kamu bilang..

Titip salam juga buat pacarmu itu, siapa, mas Rio ya. Bilangin dia harus jagain kamu baik-baik, atau...."

Atau apaan? Sok-sokan ngancem deh..

"Haha.. ada deh.. "

Dan begitu saja dia melanggeng pergi sambil tertawa sumringah.

Fiuuuh. Aku hanya bisa menggeleng heran sama makhluk satu itu.

Mba dian pernah bilang, macarin tentara cuma bikin capek hati dan diri aja. Banyak juga wanita yg deketin soalnya.
Alaaah. Aku udah tahu itu mba.
Udah ngalamin sendiri rasanya.
Udah lama emang. Tapi udahlah cukup.

Mungkin itu kenapa aku keras lagi ke Adan ya.
Wahahahaa.

Anything deh.
Makanya enggan pamer foto Ama Adan. Ntar banyak yang nanyain. Ane malas jawabnya..

Walah. Alasan aja.

Cukup lah sama-sama tahu apa yang ada dan dipunya. Ga perlu lagi ngebagi Ama dunia.

Take care.
Jaga diri dan berbahagialah dimana pun berada. Kalian semua kesayangannya aku.

Comments

Popular posts from this blog

hollow

a long time needed journey

now i know