menilik berjalannya suatu kisah
18/12/2016
selamat malam sayang..
selamat malam abangku sayang.
kiranya sudah agak jarang aku memposting apapun disini. dan aku malah berfikir untuk seterusnya menutup dan menghapus blog ini. ya, blog ini telah menjadi jurnal pribadiku, tempat berceritaku, media penyampaian pesan saat tak sanggup ku terjemahkan langsung padamu karna lidah yang mendadak kelu. ah aku sungguh sangat malu bila mengulik ulang kembali awal kenapa aku bisa bikin blog ini. sebuah diary pribadi tentang seseorang, yang lalu jadi saksi berjalannya dan katalis titik balik kedekatanku dengan abangku yang satu ini. ah, aku malu karna sangat cheesy ya kan..
dari awalnya aku pernah jatuh, kekaguman awal akan makhuk satu bernama bang rio, bagaimana manis dan ke-naifan kita berdua 'against all odds' entah bagaimana memutuskan berjalan bersama, kecemburuan dan awal mula sakit hati, keraguan yang bolak-balik datang, kehadiran dan ketidakhadiranmu di sampingku saat ku butuh, rasa hambar yang menggigit, bolak - balik meneguhkan hati membelamu di depan kolega dan sobat keluargaku,, tawa yang sesekali masih kamu selipkan hadir di hariku. tak jarang hanya sekedar puisi atau tulisanku untuk website atau majalah mana ya aku tulis disini dulu.
wah, udah macem-macem isinya.
tapi malam ini aku tak sanggup membaca ulang semua postingan ini lagi.
aku malah sedang berusaha mencari lagi, copy-an percakapan line awal kita. saat semua masih sangat baik-baik saja. saat aku masih dengan percaya diri percaya bahwa ada sesuatu spesial yang kau bagi bersamaku. aku ingin memastikan sesuatu. aku ingin mengenang kembali sembari meneguhkan hati.
begitu banyak tanya dan kata yang hanya sanggup tercekat di langit-langit rongga mulut, tersembunyi dibalik lidah lihai kata ini, tak mampu bersuara saat kau ada diujung telfon atau didepanku ditengah keramaian bersama kawan kita yang lain. akhirnya kita menjadi terus canggung, kehabisan kata, membisu, dan aku hanya bisa tersenyum entah tulus atau tidak, sudah sulit membedakannya. semua baik-baik saja sugestiku. akan baik-baik saja.
mungkin kamu sudah sangat bosan mendengarku meminta dan bercuap bahwa..
aku merindukanmu sayang, sangat..
masih terus saja..
aku rindu tingkah usil dan gelak tawamu, kerling matamu.. my own devil king,
manusia yang di satu sisi ganteng dan kerennya sama kaya tokoh fiksi di series favorit gue 'girolamo riario, Riario (fitRia-Rio. ahahaha.. maksa!) , tapi di satu sisi juga keliatan kok dia bisa jadi manja dan kekanakan.. my own Riario hapororo. ahahaha..
dan hidup terus berjalan. kita ga bisa selamanya hidup dalam bubble-bubble kenaifan kita kan.
kamu pernah bermimpi menghabiskan sisa hidup bersamaku. aku pun sama. yang beda adalah bagaimana kita menyikapi harapan yang tumbuh di masing-masing kita.
quesera sera..
dan semua yang terjadi, terjadilah.
kamu melangkah santai dan seolah tenggelam dalam hidup lamamu, duniamu yang jauh sebelum ada aku. hobby, teman-teman, kesibukan lain, dan gadis itu. kamu baik-baik saja dan bagus! kamu harus terus baik saja..
lalu apa yang terjadi denganku?
hidupku berbeda. aku terlanjur kecanduan kehadiran kamu. my heart and head revolve around you..
begitu banyak hal yang ingin ku bagi denganmu. bukan karena tak ada yang lain atau sangat butuh. hanya saja aku memang ingin kamu, aku merancang banyak hal berharap bisa lebih dekat dan menciptakan momen berkualitas yang spesial dan layak untuk diingat saat jarak dan kesibukan akhirya membentengi. aku masih cuma pengangguran, maka waktu ku begitu luang dan fikiranku pun gampang bosan. dan untuk mencegah bosan, aku banyak menskenariokan akan kemana kita bisa menghabis waktu dan menciptakan momen kualitas itu. ah tapi lama-lama aku pun kebanyakan ngarep. dan kamu pun memang tak pernah ada waktu dan niat untuk membersamaiku seperti di mimpiku itu. aku meneguk pahit, sembari menyeka sanggahan buruk: mungkin kamu sedang tak bisa, next time.
aku tak menyerah. aku menolah untuk menyerah. biar peluh dan lelah sudah menyambangi.
psikologisku sedang tak stabil.
beberapa kali membaca syntomps nya, kurasa mungkin aku terjangkit anxiety disorder dan depresi.
bukan sekedar jenuh. bukan hanya tentang akumulasi segala rasakecewa akanmu sayang. aku memang sudah sakit sebelum bertemu kamu, niatan mencari pengobatan profesional sudah lama ada di fikiranku. semua kesakitan dan luka sepanjang hidup berkumpul jadi satu. dan ini dia. Hopelessness, the lack of pleasure, Helplessness, lost interest in the world, its like ton of the world problem on my shoulder.
lebay?
ah kamu tak pernah menjadi aku sayang.
aku bukannya ingin mengeluh. aku cuma sedang menjelaskan saja.
kamu adalah salah satu hal terbaik yang pernah aku miliki, kamu mampu membuatku menjadi manusia lagi. and im so thankful dear..
tapi malam ini aku sedang mendilemakan sesuatu. sesuatu yang kepalaku kata aku butuhkan, yang telah dicerocos juga oleh banyak sejawatku.. aku perlu istirahat.
aku perlu menimbang kembali kelayakanmu di hidupku.
aku perlu membiasakan diri untuk lepas dari bayang-bayang ketergantungan akanmu. menjadi seorang fitri ainurrohmah saja.
aku perlu tahu tempatku di hidupmu..
karena beberapa waktu akupun sudah sangat egois dan obsesif menginginkanmu untukku seorang.
tak ingat waktu, tak sadar diri akan ketidaknyamananmu..
see..?
aku bisa merasakannya sayang, aku bisa melihatnya dengan jelas, kamu tak nyaman di dekatku.
am i failed?
aku terlalu egois hanya memikir diri sendiri dan ingin menjagamu untuk aku.
aku lupa kembali pulang dan menata rumah yang nyaman bagimu untuk pulang dan bersandar..
aku lupa untuk menjadi diriku sendiri versi terbaik untuk membanggakanmu..
aku lupa menyiapkan petunjuk arah pula untuk kau kembali.
aku khawatir salah melangkah sekarang ini. takut terburu-buru..
dan sisanya, aku takut malah semakin mendorong kau pergi..
aku menginginkanmu di hidupku. berharap kamu juga menemani di masa depanku.
tapi harusnya aku tak lagi egois.
kamu berhak mendapat dan bersama yang jauh lebih dari sekedar aku.. aku yang sekarang ini masih hanya gadis biasa yang sedang kacau balau. kamu berhak mendapat yang lebih dari ini. tak ikut terundung dalam kejatuhanku..
dan bukankah makna mencintai pun, ialah bahagia bisa melihat yang dikasihi bisa berbahagia, bersama atau tidak denganmu.
kamu hanya harus bahagia dan terus menularkan kebaikan ke semua orang..
quesera sera..
kita tahu perubahan pasti terjadi. maka biarlah yang terjadi , terjadilah..
kita pun tak ada yang tahu seperti apa lagi ke depannya..
tapi apapun itu, semoga tuhan selalu bersama dan menjaga masing-masing jalan kita. dimanapun berada..
take care babe..
aku rindu kamu..
Comments
Post a Comment