Nikmat tuhan mana yang kau dustakan

Pagi ini. 03 02 2017.
Aku tertidur dan terbangun di atas kasur empuk di kamar bagus hotel bintang lima tempat ku menginap semalam.

Aku sekamar dengan Azzah.

Setelah menanggalkan banyak aktivitas, aku malah enak-enakan di tempat ini. Bukan sekedar main-main juga sih. Ada kerjaan yang sedang kami lakukan beberapa hari ini juga. Mencari data terkait Cilacap.

Mandi shower, makan enak, tidur di tempat kaya gini, kemana-mana mewah, ah. Nikmat Tuhan mana yang telah aku dustakan.

Nikmat Tuhan yang telah aku tanggalkan. Teman KKN. Dan kamu abangku.

Aku telah menanggalkan kamu dan itu kenapa aku bisa berada di posisi ini.

Mungkin masih belom apa-apa. Tapi subhanallah begitu banyak hal yang bisa disyukuri setiap harinya yang ku dapatkan setelah tak lagi melulu tentang kamu. Abangku

Apa kabarnya kamu ?
Ah aku tahu kamu baik-baik saja

Beberapa hari yang lalu aku tak kuasa. Aku membuka Instagram kamu. Dan tampak setidaknya hidup kamu berjalan agak baik. Atau kalaupun ada hal tak baik tak kau ambil pusing. Kamu sehat dan sudah lebih produktif nampaknya. Alhamdulillah.

As long as you're healthy. As long as you're happy..

Apa kamu pernah mengingatku lagi Abang ?

Sama seperti aku mengingatmu

Pernahkah kamu merindukanku sekali saja?

Sama seperti terkenang nya rasa rindu akanmu yang besar

Kamu pernah bilang hanya aku orang pertama yang mampu memenuhi kebutuhan primal mu. Foundationalmu. Kenyamanan luar dalamnya kamu.

Apakah aku berbekas di hidupmu Abang ?

Ah tanya itu tak akan ku tanya. Pun tak ingin kutau jawabannya.

Toh jalan kita sudah jauh berbeda.

Hidup kita tak lagi bersisian.

Aku tahu aku menyayangimu. Dan bila hingga nanti rasa itu kekal. Maka biarlah aku menyimpannya sendiri. Biar cukup Tuhan bintang dan tahu bagaimana kamu lelaki yang ku cintai.

Toh tak semua yang kau sayangi akan selalu menetap lama

Kadang Jalan terbaik ya dengan melepaskannya

Maafkan bila terus ku kata "untung udah ga Ama Abang. Untung Abang sudah melepasku"

Karena mungkin itu satu hal yang buatku mampu waras hingga hari ini

Comments

Popular posts from this blog

hollow

a long time needed journey

now i know