Cerita dibawah bintang
"The second star from the right shine in the right for you, to tell you that the dreams you plan really can come true.." - Pan
Pernah di malam-malam sebelumnya kita berbincang tentang kisah Peter Pan dan Wendy. Tentang betapa menyenangkannya mereka, menikmati ribuan bintang bersama di bawah payungan langit malam yang cantik.
Lalu terbersit ide dan rencana tuk seperti mereka, Stargazing bareng, bareng kamu, bareng gemerlap bintang langit Purwokerto. Dan kamu pun berjanji kan mengajakku berkenalan dengan para bintang dan rasinya, planet dan benda langit lainnya, juga kisah-kisah yang menyertai mereka..
Sayangnya, cuaca Kota Purwokerto yang Unpredictable kadang dan masih berada di musim penghujan ini memaksa kita memikirkan ulang mau kapan dan dimana lagi. Mungkin baru bisa nanti kalau langit cerah, atau malah nanti di musim panas.
28 Mei 2016..
malam itu sabtu malam atau malam Minggu atau apalah kau mau menyebutnya. Kita tidak sedang berjanji dengan para bintang untuk saling bertemu. Berjumpa dengan sang bulan yang setengah saja sudah bersyukur. Udara pun tak terlalu dingin, tak terlalu panas.
Percakapan malam itu darimu, menurutmu menyakitiku. Ah entah. Agak sesak sih mungkin iya. Tapi entahlah.. bisa menghabiskan waktu denganmu saja sudah beruntung.
Mungkin semesta berempati pada kita malam itu. Tak perlu jauh-jauh, tak sengaja memang, kamu menemukan pendar bintang yang banyak di langit Purwokerto bagian kampus fisip malam itu. Dan kamu mengajakku menikmatinya bersama. lagi. masih.
Kita yang sama-sama pengagum mahakarya Tuhan ini jelas takjub dan bahagia. Kegundahan pun agaknya sedikit berkurang melihat cantik lukisan malam kala itu dan senyum yang terpatri di wajahmu, kamu yang menikmati momen ini bersamaku, disampingku, di belakangku, dalam rengkuhku atau kamu yang sedang merengkuhku..
Sederhana memang. Tapi ya inilah, kita bukan orang yang suka hal muluk-muluk dan ribet kan. Dan kisah kita hingga hari ini pun begitu sederhana saja nampaknya, tapi aku menikmatinya. Kita nyaman dengan itu. Kesederhanaan ini cukup bagi kita berdua. Cukup membahagiakan..
Itu Orion dan Milkyway harusnya disana !
Ah begitu toh cara melihat garis gambaran rasi. Selama ini aku bingung dan bertanya-tanya bagaimana bisa membedakan bintang satu dengan yang lainnya. Ya aku yang menikmati bintang tanpa tahu banyak tentang perbintangan.
'Romantisme dari stargazing sih gimana ya? Aku ga nanggep itu..'
Ah lelaki memang yah, apalagi makhluk kaya kamu yang seringkali terlalu cuek untuk hal berbumbu 'romantisme mainstream seperti kebanyakan..
Aku jarang menyebutnya romantis, tapi malah special. Bagiku ini special.
Aku begitu mencintai seni dan alam.
Comments
Post a Comment