thanks god im blessed

tuhan terimakasih
ia baik.
dan malam ini. malam ketiga yang kunikmati disampingnya, di rengkuhnya, sebagai kekasihnya...

tuhan aku tak tahu apa rencanamu.
yang kutahu, aku bersyukur atas apapun yang telah kau hadirkan di langkah hidupku.

aku pun tak tahu jalan macam apa lagi yabg telah kau siapkan bagiku. aku hanya bisa berdoa dan memohon kekuatan agar apapun di depan nanti, aku kuat.

tuhan.
aku masih belum mampu mengingat jelas setiap garis di wajahnya.
aku minta maaf...

tapi aku ingat sorot matanya
yang dalam
yang teduh kala menatapku.
ada sesuatu disana
ada sayang disana...

dan kala ia bilang akan menjagaku.
aku yang takut percaya janji ini
entah
aku tahu aku bisa percaya padanya
bukan persoal ingin mempercayainya
tapi aku tahu
apa pun , ia akan mencoba menjaga kata-katanya

ia tak sempurna
ia bukan siapa-siapa atau apa-apa
ia tak pernah kubayangkan sebelumnya
ia yang hadir tak sengaja
tak pula membawa apa-apa
tapi perlahan, sederhana, ia menemani aku dengan sabar untuk berjalan disampingnya...

riario...
kamu tau aku hedon
aku rindu dan cinta semua kemewahan dunia
dan kamu bisa memuaskan keinginanku itu
tapi apa arti semua kemewahan itu, kala dirunah yang besar itu aku hanya tinggal seorang diri . tanpa kamj pernah berusaha menyambut hadirku ada..

ia tak semewah kamu abang.
ia tak menawarkan apa-apa. selain ketulusannya...

tapi bilakah kamu vila mewah diatas bukit yang hijau dan tinggi.
mungkin ia hanya flat apartemen sederhana bagiku. sederhana. tapi bagiku itu cukup.

ternyata aku tak butuh semua kemewahan yang ada, aku hanya perlu rumah yang nyaman. kasur yang empuk. secangkir kopi dan sebuah buku di tangan. dan balkon nyaman tempatku bisa menikmati langit di pagi, siang, sore, dan malam hari. kapanpun aku ingini...

terimakasih pernah hadir dan membuatku jatuh tertatih lagi.

kini aku tahu.

cinta yang besar saja itu tak cukup.
potensi yang hebat saja, itu belum cukup.
belum.
selama kita tak ada upaya untuk mengusahakan sesuatu terjadi sesuai ingin kita

sama kamu abang, aku tahu kamu akan terus membiarkanku tertatih menjagamu.

dia ?
aku tahu. ia akan menjagaku. support dari belakang, penopangku saat lelah. pelindung paling depan saat bahaya datang.
aku tahu kali ini aku tak berjalan sendirian.

bukan maksud membandingkan.
aku cuma menyadarkan diri.
kalau ini. kali ini adalah pilihan sadarku.

aku tak lagi mencinta untuk dicintai...
aku mencintainya, untuknya mencintaiku balik.

terimakasih telah mendewasakanku..
kini aku berada di kaki yang lebih kokoh, walau hati yang masih rentan. aku tahu ia aian menjaganya selama ia bisa.
terimakasih telah pergi abang.

aku akan jaga ia, jauh lebih baik dari kamu.
terimakasih

Comments

Popular posts from this blog

hollow

a long time needed journey

now i know